Kamis, 4 Juni 2026

Ternyata Bukan Sopir Tetap! Fakta Mengejutkan di Balik Mobil BGN Seruduk SDN Kalibaru 01

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Kamis, 11 Desember 2025 | 14:07 WIB
illustrasi | image generated by AI
illustrasi | image generated by AI




Penyelidikan: Fokus pada Pengemudi dan Rantai Distribusi





-




Penyelidikan kepolisian kini berfokus pada beberapa titik kritis. Kapolda Metro Jaya telah menurunkan Ditreskrimum dan Ditlantas untuk mendalami kejadian ini. Berdasarkan rekaman CCTV, mobil sempat melambat di depan gerbang sebelum tiba-tiba melaju kencang dan tidak terkendali. Diduga kuat terjadi kesalahan injak pedal, di mana pengemudi menginjak gas alih-alih rem.





Faktor lain yang menjadi sorotan adalah identitas pengemudi. Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jakarta Utara, Sahrul Gunawan Siregar, mengungkapkan bahwa sopir pada saat kejadian bukanlah pengemudi tetap, melainkan sopir pengganti. Kendaraan operasional tersebut berasal dari SPPG RW 03 Kalibaru yang berada di bawah naungan Yayasan Darul Esti, sebuah mitra pelaksana program BGN di tingkat akar rumput.





Polisi telah mengamankan sopir berinisial A.I. (34) untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Penyidik juga akan mengecek kelayakan kendaraan dan menelusuri apakah terdapat unsur kelalaian lainnya dalam rantai logistik distribusi MBG.





Evaluasi Sistem dan Pertanyaan ke Depan





Insiden ini memantik evaluasi internal yang serius di tubuh BGN. Sony Sonjaya menyatakan pihaknya akan menelusuri kemungkinan adanya pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam distribusi. Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan komitmen untuk memperketat verifikasi pengemudi, penyedia armada, dan pengawasan implementasi SOP di lapangan.





Namun, di balik respons cepat dan janji evaluasi tersebut, sejumlah pertanyaan sistemik mengemuka:






  1. Pengawasan Mitra: Sejauh mana BGN melakukan supervisi dan pembinaan terhadap mitra-mitra pelaksana seperti yayasan, khususnya dalam hal keselamatan operasional logistik di luar aspek gizi semata?




  2. Standar Rekrutmen: Bagaimana mekanisme verifikasi dan pelatihan untuk sopir, baik tetap maupun pengganti, dalam program nasional yang bersentuhan langsung dengan lokasi rentan seperti sekolah?




  3. Koordinasi Waktu: Kapolda Metro Jaya menyebut mobil seharusnya tiba lebih pagi sebelum aktivitas sekolah, namun tertahan sehingga masuk berbarengan dengan kegiatan siswa. Apakah ada protokol koordinasi waktu distribusi yang ketat dengan pihak sekolah?





BGN telah berkomitmen untuk bekerja sama penuh dengan kepolisian dalam penyelidikan. Namun, yang ditunggu publik bukan hanya klarifikasi atas satu insiden, tetapi langkah korektif sistemik yang memastikan program mulia pemenuhan gizi anak ini tidak lagi membawa risiko keselamatan. Kepercayaan masyarakat, yang sempat diuji dengan isu-isu sebelumnya seperti laporan SPPG fiktif, kembali dipertaruhkan. Keselamatan anak-anak di sekolah harus menjadi parameter utama yang tidak bisa ditawar dalam setiap program pemerintah. (**)






https://www.youtube.com/watch?v=BRp16jBkG64
Mobil MBG Tabrak Kerumunan Siswa SDN 01 Kalibaru, BGN: Sopirnya Pakai Sopir Cadangan
source: youtube liputan6

Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X