[Locusonline.co, Jakarta] — Demam emas melanda pasar domestik. Di tengah hiruk-pikuk ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed) dan ketegangan geopolitik antara AS-Venezuela, harga emas perhiasan di tanah air hari ini merangkak naik, mencetak level fantastis. Raja Emas Indonesia membanderol emas perhiasan 24 karat (K24) dengan harga jual mencapai Rp2.250.000 per gram, sementara Laku Emas menjual di harga Rp2.322.000 per gram.
Namun, di balik angka yang memesona ini, terselip kisah ironi yang pedas. Kenaikan ini dipicu oleh sentimen negatif global—pelemahan ekonomi dan ketakutan geopolitik—yang justru membuat aset safe haven seperti emas bersinar. Apakah ini saat yang tepat untuk berinvestasi, atau justru peringatan bahwa pasar sedang terlalu panas?
1. Kenaikan Spektakuler: Pasar Domestik Ikuti Tren Global
Harga emas dunia, yang menjadi acuan utama, berada dekat level tertinggi sepanjang masa (All-Time High) di kisaran USD 4.330 per troy ounce pada perdagangan Kamis (18/12). Meski sempat terkoreksi tipis 0.04%, secara tahunan harga telah melonjak luar biasa sebesar 65%. Rupanya, sentimen kuat dari pasar internasional ini langsung "diimpor" oleh pasar domestik.
Berikut snapshot perbandingan harga emas perhiasan 24K di dua retailer populer per Kamis, 18 Desember 2025:
| Retailer | Harga Jual (per gram) | Keterangan |
|---|---|---|
| Raja Emas Indonesia | Rp 2.250.000 | Harga untuk emas perhiasan 24 karat (K24). |
| Laku Emas | Rp 2.322.000 | Harga jual emas fisik per 18 Desember 2025, 20:17 WIB. |
Perlu dicatat, perbedaan harga antara kedua retailer sangat wajar dan dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti:
- Biaya Pembuatan (Making Charge): Biaya untuk mendesain dan membuat perhiasan, yang berbeda-beda di setiap toko.
- Margin Retailer: Kebijakan markup harga untuk keuntungan bisnis.
- Desain & Brand: Perhiasan dengan desain eksklusif atau dari brand ternama umumnya memiliki premium harga.
Untuk kadar lainnya, Raja Emas misalnya, menjual emas 5 karat di harga Rp406.000 per gram, sementara Laku Emas menjual emas 18K di Rp1.455.000 per gram.
2. Analisis Penyebab: Mengapa Emas Terus "Terbang"?
Lonjakan harga ini bukanlah kebetulan, melainkan akibat dari badai faktor global yang sempurna: