Kamis, 4 Juni 2026

Berapa Upah Minimum Sumedang 2026? Bupati Dony Jelaskan Kenaikan UMK dan Urgensi UMSK

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Senin, 29 Desember 2025 | 10:12 WIB
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir




  • Kondisi ekonomi daerah




  • Tingkat inflasi




  • Produktivitas tenaga kerja




  • Kemampuan dunia usaha





Dinamika Hubungan Industrial





Pembahasan UMK dan UMSK mencerminkan dinamika hubungan industrial yang kompleks. Pekerja menuntut peningkatan kesejahteraan seiring kenaikan biaya hidup, sementara pengusaha mengingatkan pentingnya menjaga daya saing industri dan iklim investasi.





Komitmen Pemkab Sumedang dalam Perlindungan Pekerja





Pemkab Sumedang menunjukkan komitmen yang kuat terhadap perlindungan pekerja melalui berbagai kebijakan dan program.





Penghargaan dan Kebijakan Perlindungan





Bukti komitmen ini terlihat dari Paritrana Award Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2024 yang diterima Bupati Dony Ahmad Munir. Penghargaan ini diberikan kepada pemerintah daerah yang berkomitmen tinggi pada penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan.





Pemkab Sumedang juga memperkuat kebijakan melalui sejumlah regulasi, termasuk Perda No. 6 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan dan Perbup No. 93 Tahun 2019 tentang Program Penyelenggaraan Ketenagakerjaan.





Program Perlindungan Konkret





Pada tahun 2024, Pemkab Sumedang mengalokasikan anggaran khusus untuk memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 49.662 pekerja. Selain itu, tercatat 151.491 pekerja di Sumedang telah mendapatkan cakupan Jamsostek pada tahun 2024, tumbuh 4,26 persen dari periode sebelumnya.





Harapan dan Tujuan Ke Depan





Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap, melalui koordinasi lanjutan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kebijakan UMSK dapat segera ditetapkan. Hal ini agar pelaksanaan pengupahan tahun 2026 dapat berjalan optimal sejak awal tahun.





"Dengan UMK Rp3,9 juta dan perjuangan pengesahan UMSK sektor strategis, kami menempatkan kebijakan pengupahan sebagai salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas sosial dan pertumbuhan ekonomi daerah," kata Bupati Dony.





Tujuan utama dari seluruh kebijakan ini adalah menjaga kesejahteraan pekerja sekaligus memastikan dunia usaha tetap tumbuh dan berdaya saing. Pendekatan ini mencerminkan peran strategis pemerintah daerah sebagai penyeimbang dalam hubungan industrial, dengan kebijakan pengupahan yang diupayakan untuk tetap adil, realistis, dan berkelanjutan.

Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X