Kamis, 4 Juni 2026

Kritik Jalan Desa Rusak Dibalas Bentakan, Pemkab Baru Turun Setelah Viral

Photo Author
Bhegin, Locusonline.co
- Senin, 5 Januari 2026 | 10:21 WIB
Gambar Ilustrasi Ai
Gambar Ilustrasi Ai



Alih-alih mendapat penjelasan atau rencana kerja, Holis justru berhadapan dengan emosi. Jalan tetap rusak, suara warga yang diserang.






Baca Juga : Pemkab Garut Sibuk Merapikan Aparat, Pelanggaran Masih Santai






Kasus ini akhirnya mendapat respons setelah viral. Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menyatakan telah berkoordinasi dengan Inspektorat untuk melakukan audit ke Desa Panggalih. Pernyataan itu disampaikan melalui akun Instagram pribadinya.





“Audit ini bukan untuk mencelakakan kepala desa, tapi untuk memberi informasi berimbang ke mana Dana Desa itu mengalir,” ujar Putri.





Putri menegaskan, setiap pejabat publik harus siap dikritik. Ia menyayangkan cara-cara intimidatif yang justru mencederai semangat transparansi. Menurutnya, jika pembangunan ada, tunjukkan datanya. Jika belum, jelaskan kendalanya bukan membungkam warga.





Pemerintah Kabupaten Garut, kata Putri, berkomitmen menangani kasus ini secara terbuka. Ia juga mengapresiasi warga yang berani bersuara, baik lewat media sosial maupun kanal komunikasi lainnya.





Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut angkat bicara. Ia mengingatkan para kepala desa agar melakukan introspeksi, bukan reaksi. Kritik soal jalan rusak, drainase bermasalah, atau pembangunan yang timpang, kata Dedi, tidak boleh dibalas dengan ancaman.





Peristiwa ini kembali membuka ironi lama: kritik warga sering dianggap musuh, sementara audit baru bergerak setelah kamera menyala dan video keburu viral. Di desa, jalan boleh rusak lama asal jangan kekuasaan yang disentuh.*****

Halaman:

Editor: Bhegin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X