Kamis, 4 Juni 2026

KKN Gradasi 2025: Inovasi Gotong Royong Akademisi untuk Membangun Desa Garut dari Akar Rumput

Photo Author
Makmur Suradi, Locusonline.co
- Jumat, 9 Januari 2026 | 14:48 WIB







Masukan dan Tantangan: Menyempurnakan KKN di Masa Depan





Dalam penutupan acara, para peserta KKN juga memberikan masukan konstruktif untuk perbaikan program di masa depan. Masukan utama berkisar pada perlunya efisiensi koordinasi internal kepanitiaan dan ketepatan waktu dalam penyaluran dukungan operasional bagi mahasiswa yang bertugas di lapangan.





Namun, di balik tantangan administratif, semangat gotong royong dengan masyarakat desa menjadi pengalaman yang paling berkesan. "Kesannya disana Alhamdulillah warganya sangat antusias ketika kami melaksanakan kegiatan-kegiatan ataupun itu proker, kami selalu didukung oleh aparatur desa, karang taruna, dan warga di Desa Pangauban," pungkas Furqon.





Program KKN Gradasi 2025 menandai langkah strategis Pemerintah Kabupaten Garut dalam memanfaatkan potensi akademisi untuk percepatan pembangunan. Dengan hanya sekitar 3% penduduk Garut yang merupakan lulusan sarjana, program ini menjadi jembatan penting untuk menyalurkan pengetahuan, keterampilan, dan inovasi dari kampus langsung ke desa.





Pendekatan kolaborasi lintas disiplin ilmu dan durasi program yang lebih panjang terbukti mampu menghasilkan solusi yang komprehensif dan berkelanjutan, seperti yang terjadi di Desa Pangauban. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa ketika pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat desa bersinergi, dampak pembangunan dapat dirasakan secara nyata dan langsung menyentuh akar rumput.





Ke depan, penyempurnaan sistem koordinasi dan pendanaan akan semakin mengoptimalkan program serupa, menjadikan KKN bukan sekadar tugas kurikuler, tetapi menjadi wahana strategis untuk membangun kemandirian dan daya saing desa-desa di Kabupaten Garut. (**)


Halaman:

Editor: Makmur Suradi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X