Kamis, 4 Juni 2026

"Bonus" Pasca-Nataru, Tumpukan Kotoran Hantui Pusat Kota Bandung, Walkot Siapkan Operasi Penertiban

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Selasa, 13 Januari 2026 | 16:37 WIB


[Locusonline.co] BANDUNG – Lonjakan wisatawan selama libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 membawa “bonus” yang tak terduga bagi Kota Bandung: merebaknya aktivitas tunawisma dan temuan kotoran manusia di berbagai sudut ruang publik utama. Menanggapi fenomena yang disebut Wali Kota Muhammad Farhan sebagai “hal mengerikan” itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan operasi penertiban bagi tunawisma dan manusia gerobak sebagai langkah pertama.





Masalah ini terungkap saat Farhan menerima keluhan langsung dari warga saat melakukan patroli keamanan pada Sabtu (10/1/2026). Warga melaporkan bau pesing (hangseur) yang menyengat di pusat kota. Pengecekan lapangan menemukan fakta yang mengkhawatirkan: kotoran manusia bertebaran di banyak pojok kota.





“Asli, ada gundukannya,” ujar Farhan mengenai temuan di lokasi-lokasi strategis seperti kawasan Braga, Taman Vanda (atau Taman Panda), Wastukencana, dan sepanjang Jalan Asia Afrika. Bahkan, beberapa gedung kosong di kawasan tersebut disalahgunakan sebagai toilet darurat oleh oknum tertentu.





Menghadapi persoalan yang dinilai sebagai tamparan bagi citra kota wisata ini, Pemkot Bandung tidak memilih solusi jangka pendek seperti sekadar menambah toilet umum. Langkah pertama yang akan diambil adalah operasi penertiban terhadap tunawisma (homeless) dan manusia gerobak yang berkeliaran di kawasan wisata dan pusat kota.





“Solusinya, yang pertama kita lakukan adalah operasi penertiban homeless dan manusia gerobak. Jumlahnya memang cukup banyak,” tegas Wali Kota Farhan. Operasi penertiban dan pembersihan menyeluruh di area-area terdampak ini dijadwalkan berlangsung dalam dua pekan ke depan.





Dua Sisi Koin Libur Nataru: Kebersihan vs. Ekonomi





Farhan menyoroti ironi di balik situasi ini. Di satu sisi, kota menghadapi dampak “cukup berat” dari segi kebersihan dan tata kelola pascagelombang wisatawan. Di sisi lain, libur Nataru memberikan dampak positif secara ekonomi dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandung yang tercatat melampaui target yang ditetapkan.





“Alhamdulillah, PAD kita di atas target,” kata Farhan. Kelebihan penerimaan ini disebutkan akan menjadi modal penting bagi Pemkot untuk mendukung penambahan kuota dan alokasi anggaran pembangunan infrastruktur ke depan, sesuai arahan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.


Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X