"Profesi sebagai pensiun tidak menghambat untuk memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara," tegas Bupati Abdusy Syakur Amin kepada kader PWRI yang dikukuhkan.
[Locusonline.co] Garut — Semangat pengabdian tak berhenti pada masa pensiun. Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi mengukuhkan Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Garut untuk masa bakti 2026-2031 dalam sebuah acara khidmat di Ruang Pamengkang, Kamis (22/1). Pengukuhan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memanfaatkan potensi besar para pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai mitra strategis pembangunan.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pensiunan yang telah mendedikasikan puluhan tahun hidupnya untuk melayani masyarakat. "Bapak dan ibu bukan orang sembarangan. Orang-orang yang sudah sekian puluh tahun mengabdi untuk Kabupaten Garut," ujarnya.
PWRI: Wadah Pengabdian Lanjutan Pasca-Dinas
Kehadiran Ketua PWRI Jawa Barat, Yuyun Muslihat, semakin mengukuhkan peran strategis organisasi ini. Yuyun menjelaskan bahwa PWRI merupakan wadah bagi para pensiunan untuk melanjutkan semangat pengabdian mereka dengan cara yang sesuai kapasitas usia.
"Tugas PWRI adalah melanjutkan tugas-tugas masa dinas kita dahulu," tegas Yuyun. Ia secara khusus mendorong PWRI Garut untuk fokus mendukung program pemerintah daerah dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
"Dengan kolaborasi yang erat, diharapkan kontribusi PWRI dapat berdampak langsung pada kenaikan IPM yang berkelanjutan," tambahnya.
Struktur Kepengurusan yang Komprehensif: Dari Kesehatan hingga Seni Budaya
Untuk menjalankan peran strategis tersebut, PWRI Garut periode 2026-2031 telah menyusun struktur kepengurusan yang komprehensif, mencakup berbagai bidang pembangunan. Berikut adalah bagan yang menggambarkan struktur dan fokus bidang pengurus inti: