[Locusonline.co] Kabupaten Bandung Barat — Sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian yang mendesak, Pemerintah Kota Bandung, di bawah arahan Wali Kota Muhammad Farhan, secara aktif mengerahkan sumber daya bantuan dan mengajak sukarelawan untuk menangani bencana tanah longsor yang menerjang Kampung Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Langkah ini diambil menyusul laporan data korban yang tragis dan masih terus bertambah.
Dari hasil asesmen awal hingga Sabtu, 24 Januari pukul 12.30 WIB, bencana ini telah menyebabkan 8 orang meninggal dunia dan 82 orang masih dalam pencarian. Secara keseluruhan, longsor berdampak pada 113 jiwa dari 34 kepala keluarga yang berada di lokasi terdampak terparah, RT 01 RW 11. Pada perkembangan Senin, 25 Januari malam, operasi pencarian telah berhasil menemukan total 17 jenazah, sementara 73 korban lainnya masih belum ditemukan.
Tanggap Darurat: Bantuan Logistik dan Personel Dikirim Segera
Pemkot Bandung tidak hanya memberikan pernyataan dukungan, namun juga mengirimkan bantuan konkret. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung telah mengerahkan bantuan logistik dan personel ke lokasi bencana. Bantuan tahap awal yang dikirimkan, berdasarkan informasi dari Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bandung, Robby Darwan, meliputi:
- 500 karung
- 40 dus air mineral
- 20 cangkul dan 10 sekop
- 75 selimut
- 19 paket sembako
- Sarung tangan, kantong jenazah, dan perlengkapan kebutuhan higienis dalam jumlah terbatas.
Wali Kota Farhan menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah pemenuhan bantuan logistik dan kebutuhan dasar warga terdampak, serta koordinasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat untuk memastikan bantuan tepat sasaran. "Kami masih berkoordinasi… untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan," ujar Farhan.
Kolaborasi dan Ajakan Gotong Royong
Penanganan bencana ini melibatkan sejumlah perangkat daerah Kota Bandung, termasuk Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) dan Dinas Sosial (Dinsos), di samping BPBD. Lebih dari itu, Farhan secara terbuka mengajak seluruh elemen masyarakat dan para relawan untuk turun tangan membantu proses penanganan dan pendampingan korban. "Kami mengajak seluruh elemen untuk bergotong royong, mengulurkan tangan, dan mengirimkan bantuan," jelasnya.
Wali Kota Farhan telah menyampaikan belasungkawa yang mendalam. "Saya atas nama Pemerintah Kota Bandung turut berduka cita atas bencana alam yang menimpa Kabupaten Bandung Barat," ucapnya. Operasi pencarian dan penyelamatan juga menghadapi tantangan, termasuk risiko longsor susulan yang diingatkan oleh Badan Geologi serta kejadian insidental seperti kecelakaan yang menimpa dua anggota polisi dalam perjalanan menuju lokasi bencana.
Langkah-Langkah Antisipasi dan Pemulihan Jangka Panjang
Sementara upaya tanggap darurat berjalan, beberapa langkah antisipasi dan pemulihan mulai digagas: