Kamis, 4 Juni 2026

Bandung Siaga Ramadan, Stabilitas Harga Jadi Prioritas Utama Jelang Ibadah Puasa

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Senin, 2 Februari 2026 | 05:39 WIB



Bazar murah ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tapi instrumen konkret untuk menjaga stabilitas harga. Kami ingin warga bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Farhan.





Bazmut 2026 akan digelar dalam dua gelombang strategis:






  • Sesi I: 9 – 13 Februari 2026 (menjelang awal puasa)




  • Sesi II: 2 – 6 Maret 2026 (menjelang Hari Raya Idulfitri)





Yang membedakan Bazmut tahun ini adalah integrasinya dengan layanan publik dan pemberdayaan UMKM. Di setiap lokasi, selain dapat membeli beras, minyak goreng, gula, dan daging dengan harga terkendali berkat kemitraan dengan Bulog dan Pertamina, warga juga dapat mengakses:






  • Pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB)




  • Pendaftaran Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas)




  • Konsultasi sertifikasi halal dan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI)




  • Layanan perizinan dari DPMPTSP




  • Pemasaran produk UMKM binaan kecamatan





Strategi Komprehensif Hadapi Ramadan





Kebijakan Pemkot Bandung menghadapi Ramadan dan Lebaran 2026 dapat dilihat sebagai sebuah strategi berlapis yang komprehensif:






  1. Pemantauan dan Early Warning (Peringatan Dini): Disdagin melakukan pemantauan harga intensif untuk mendeteksi gejolak sejak dini.




  2. Intervensi Pasar Langsung: Melalui Bazmut, pemerintah langsung turun ke lapangan menawarkan harga alternatif yang lebih terjangkau, sekaligus memberi ruang bagi UMKM.




  3. Penguatan Rantai Pasok: Koordinasi dengan Bulog dan distributor untuk memastikan kelancaran pasokan, termasuk mengatasi gangguan logistik seperti bencana alam.




  4. Pemberdayaan dan Layanan Terpadu: Bazmut tidak hanya berfokus pada konsumsi, tetapi juga menjadi pusat layanan untuk memperkuat ekonomi akar rumput melalui UMKM.





Dengan pendekatan multi-aspek ini, Pemkot Bandung berharap dapat menciptakan ekosistem yang resilient. Masyarakat tidak hanya menjadi konsumen pasif yang dilindungi dari guncangan harga, tetapi juga diikutsertakan sebagai pelaku ekonomi yang aktif. Stabilitas harga bukan lagi sekadar tentang angka di pasar, tetapi tentang menciptakan ketenangan dan keberdayaan bagi seluruh warga Kota Bandung dalam menyambut bulan suci. (**)


Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X