Kamis, 4 Juni 2026

Talenta Muda Garut Jawab Tantangan Global Game Jam 2026, Eksplorasi Budaya Lokal Jadi Karya Digital

Photo Author
Makmur Suradi, Locusonline.co
- Senin, 2 Februari 2026 | 12:31 WIB


[Locusonline.co] Garut — Gedung Pemuda Kabupaten Garut (30/1) menjadi pusat kreativitas digital yang mendunia. Sebanyak 48 developer game, artis, dan desainer muda dari Garut mengikuti Global Game Jam 2026, sebuah maraton pembuatan game internasional yang digelar serentak di berbagai negara selama 48 jam non-stop. Acara yang berlangsung hingga 1 Februari ini menandai langkah strategis Garut dalam peta ekonomi kreatif global, dengan misi utama: mengangkat kearifan lokal melalui medium game.





Game Sebagai Ambassadur Budaya: Dari Garut untuk Dunia





Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika, dalam pembukaan acara menekankan bahwa momentum ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan peluang untuk mentransformasi kekayaan budaya Garut menjadi aset digital yang mendunia.






“Saya berpesan kepada developer game agar memperbanyak berinteraksi dengan seluruh komunitas yang ada di Kabupaten Garut, termasuk Dewan Kesenian, untuk melihat potensi budaya yang nantinya bisa dituangkan ke dalam game dengan unsur budaya Garut,” ujar Beni.






Pesan ini sejalan dengan arahan pemerintah provinsi. Kepala Bidang Industri Pariwisata Disparbud Provinsi Jawa Barat, Rispiaga, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Global Game Jam di Jawa Barat telah memasuki tahun keempat, dengan target menambah satu kabupaten/kota baru setiap tahunnya. Garut menjadi kabupaten terbaru yang bergabung dalam gerakan global ini.






“Kami ingin game yang dihasilkan dari daerah bisa memiliki kearifan lokal yang dikaitkan dengan Warisan Budaya Tak Benda,” tegas Rispiaga, menegaskan komitmen untuk mengintegrasikan nilai-nilai budaya seperti cerita rakyat, motif batik, kuliner khas, atau tradisi lokal ke dalam narasi dan estetika game.






Maraton Kreatif 48 Jam: Wadah Pembuktian Talenta Muda





Ketua Pelaksana Global Game Jam Garut 2026, Dzulkifli Patra Setiawan, menjelaskan bahwa event ini adalah tantangan kreativitas ekstrem. Para peserta dari berbagai disiplin ilmu—programmer, game artist, sound designer, dan game designer—harus berkolaborasi secara intensif untuk menghasilkan sebuah purwarupa game yang utuh hanya dalam waktu 48 jam.






“Terselenggaranya kegiatan ini bukan sekadar untuk bermain, tetapi sebagai wadah pembuktian bahwa talenta muda Garut memiliki potensi besar dalam sektor Ekonomi Kreatif, khususnya di pengembangan permainan,” jelas Dzulkifli.


Halaman:

Editor: Makmur Suradi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X