Kamis, 4 Juni 2026

Jelang Ramadan, Bupati Garut Turun Langsung ke Pasar: Pastikan Stok Aman, Harga Terjangkau

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Jumat, 13 Februari 2026 | 13:18 WIB




"Saya minta harga tahun ini dijadikan referensi. Usahakan tidak lebih dari tahun kemarin. Jangan sampai masyarakat terbebani di bulan suci," tegas Bupati.






Solusi Jangka Panjang: Petani Champion dan Kemandirian Pangan





Bupati tidak hanya menyoroti sisi distribusi, tetapi juga hulu produksi. Ia menyoroti ironi di mana Garut yang merupakan daerah agraris masih harus mendatangkan cabai dan bawang dari luar daerah.





Instruksi strategis yang diberikan:





? Dinas Pertanian diminta segera mengumpulkan para petani champion dari berbagai komoditas.
? Para petani unggulan ini akan dijadikan mitra strategis pemda untuk menjamin ketersediaan pasokan lokal.
? Intensifikasi lahan digencarkan di tengah ancaman alih fungsi lahan yang terus terjadi.






"Mestinya kita sebagai produsen, kebutuhan terpenuhi dari sini. Saya minta Dinas Pertanian kumpulkan champion-champion, minta mereka menjamin ketersediaan Bapokting, terutama yang kita jadi produsen utamanya," ungkap Syakur.






Bupati juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) akan segera disalurkan. Ia menilai program ini akan berdampak positif terhadap stabilitas harga beras, karena daya beli masyarakat terbantu tanpa memicu spekulasi harga di tingkat pedagang.





Suara Pedagang: Antisipasi Lonjakan Harga





Haji Oping, pemilik PD Dara Rawit, mengakui bahwa tekanan harga menjelang munggahan hingga Lebaran sudah menjadi siklus tahunan. Ia memprediksi puncak harga cabai merah bisa menyentuh Rp80.000–Rp100.000 per kg, sementara bawang merah berpotensi menyentuh Rp40.000–Rp50.000 per kg jika pasokan dari luar tersendat.





Meski demikian, ia mengapresiasi langkah pemerintah yang sejak dini turun ke pasar.

Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X