[Locusonline,co] BANDUNG – Satu tahun kepemimpinan Muhammad Farhan sebagai Wali Kota Bandung menunjukkan percepatan signifikan dalam pembangunan infrastruktur dasar. Melalui visi Bandung UTAMA (Unggul, Terbuka, Amanah, Maju, dan Agamis), pemerintah kota memprioritaskan infrastruktur sebagai fondasi kota yang aman, nyaman, dan berdaya saing.
Sepanjang 2025 hingga awal 2026, berbagai program strategis direalisasikan, mulai dari pembangunan penerangan jalan, perbaikan jalan dan drainase, revitalisasi ruang publik, pembangunan flyover, perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu), hingga penataan kabel udara.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya sistematis menjadikan Bandung sebagai kota modern yang tertata, layak huni, dan ramah bagi warganya.
Bandung Kian Terang: 4.106 Titik Penerangan Jalan Dibangun
Melalui program Bandung Caang Utama, Dinas Perhubungan Kota Bandung membangun 501 tiang dengan total 4.106 titik Penerangan Jalan Lingkungan (PJL) sepanjang 2025.
Penerangan tersebut tersebar di berbagai wilayah, termasuk:
- Jalan utama dan kolektor
- Permukiman padat penduduk
- Gang sempit yang sebelumnya minim pencahayaan
Sebanyak 742 titik berasal dari aspirasi DPRD, sementara 3.364 titik dari Musrenbang, menunjukkan kuatnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Selain itu, inovasi Penerangan Jalan Gang (PJG) mulai diterapkan untuk gang selebar kurang dari dua meter. Pada tahap awal, program ini menghadirkan 120 tiang di delapan lokasi, dilengkapi sistem pemeliharaan 24 jam untuk memastikan keandalan penerangan.