- 1,5% untuk pemegang NPWP
- 3% untuk non-NPWP
Pajak ini akan dipotong langsung dari total nilai buyback yang diterima.
Faktor Pendorong Penurunan
Penurunan harga emas Antam dua hari beruntun ini sejalan dengan pelemahan harga emas global. Beberapa faktor yang mempengaruhi antara lain:
- Penguatan Dolar AS: Indeks dolar AS menguat seiring ekspektasi pasar bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga lebih lama, mengurangi daya tarik emas sebagai aset non-yielding.
- Aksi Profit Taking: Setelah mencapai level tertinggi sepanjang masa beberapa waktu lalu, banyak investor melakukan aksi ambil untung, menekan harga emas ke level yang lebih rendah.
- Sentimen Risk-On: Pasar saham global yang menguat mendorong investor beralih ke aset berisiko, mengurangi permintaan terhadap aset safe haven seperti emas.
Perbandingan dengan Harga di Pegadaian
Penurunan harga emas Antam hari ini sejalan dengan koreksi harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian yang juga turun Rp10.000 pagi ini. UBS kini di level Rp2.988.000 per gram dan Galeri24 Rp2.971.000 per gram.
Menariknya, harga emas Antam saat ini berada di bawah harga emas UBS dan Galeri24, berbeda dengan kondisi biasanya di mana Antam cenderung lebih tinggi. Hal ini bisa disebabkan oleh perbedaan kebijakan margin dan struktur biaya antar penjual.
Tips Investasi di Tengah Koreksi Harga
Bagi investor, koreksi harga seperti saat ini bisa menjadi momentum untuk melakukan akumulasi. Beberapa strategi yang dapat diterapkan:
- Buy on Weakness: Membeli saat harga terkoreksi untuk mendapatkan harga yang lebih murah, dengan catatan tren jangka panjang masih positif.
- Dollar Cost Averaging (DCA): Membeli secara rutin dengan nominal tetap untuk mengurangi dampak fluktuasi harga jangka pendek.
- Perhatikan Spread: Selalu perhatikan selisih antara harga jual dan harga buyback. Spread yang lebar berarti biaya transaksi lebih tinggi.
- Hitung Pajak: Masukkan komponen pajak dalam perhitungan investasi, terutama jika Anda berencana menjual kembali dalam waktu dekat.
Harga emas Antam kembali terkoreksi pada perdagangan Selasa, 17 Februari 2026, turun Rp22.000 ke level Rp2.918.000 per gram. Ini merupakan penurunan hari kedua beruntun, sejalan dengan pelemahan harga emas global dan penguatan dolar AS. Harga buyback juga ikut turun menjadi Rp2.706.000 per gram.
Investor perlu memahami ketentuan perpajakan yang berlaku serta mempertimbangkan strategi investasi yang tepat di tengah fluktuasi harga. Koreksi seperti ini bisa menjadi peluang, namun tetap harus disertai perhitungan yang matang dan pemahaman akan profil risiko masing-masing.
Harga emas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar. Selalu lakukan pengecekan harga terkini melalui kanal resmi sebelum bertransaksi. (**)