Kamis, 4 Juni 2026

“Deal Abad Ini” atau Diskon Massal? AS Tepuk Dada, RI Diminta Jangan Baper

Photo Author
Bhegin, Locusonline.co
- Selasa, 24 Februari 2026 | 15:44 WIB
Foto: Presiden Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump resmi menandatangani tarif perdagangan resiprokal kedua negara. Salah satu isinya ialah mengenakan tarif dagang 0% untuk sejumlah produk, Kamis (19/2/2026). (Dok. Media Sosial Sekretariat Kabinet)
Foto: Presiden Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump resmi menandatangani tarif perdagangan resiprokal kedua negara. Salah satu isinya ialah mengenakan tarif dagang 0% untuk sejumlah produk, Kamis (19/2/2026). (Dok. Media Sosial Sekretariat Kabinet)




Ia menyarankan pemerintah tidak terburu-buru meratifikasi kesepakatan, terutama pada bagian yang bergantung pada International Emergency Economic Powers Act (IEEPA). Momentum ini dinilai strategis untuk meminta konsesi tambahan, termasuk perluasan akses pasar dan pengakuan standar produk Indonesia.





Pandangan senada disampaikan Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana. Ia menegaskan bahwa perjanjian internasional pada prinsipnya harus melalui proses ratifikasi agar sah berlaku. Jika tarif yang menjadi bagian inti dinyatakan ilegal, maka aspek terkait lainnya patut diverifikasi ulang.





Terkait tarif baru 15% yang diumumkan Trump, ia mempertanyakan daya tahannya, mengingat kebijakan semacam itu umumnya bersifat sementara.





Di satu sisi, AS merayakan akses luas ke pasar Indonesia. Di sisi lain, kepastian hukum di dalam negeri mereka sendiri masih berproses. Indonesia kini berada di titik krusial antara ikut arus euforia, atau memanfaatkan celah untuk memperkuat posisi tawar.





Satu hal pasti: dalam perdagangan global, yang paling cepat bukan selalu yang paling untung. Kadang yang paling sabar justru yang paling siap.*****


Halaman:

Editor: Bhegin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X