- Ketergantungan pada batu bara: Selama proyek energi baru belum berkontribusi signifikan, kinerja BIPI masih akan ditentukan oleh harga batu bara.
- Eksekusi proyek: Proyek WtE sebelumnya sempat tertunda akibat perubahan kebijakan. Risiko serupa masih mungkin terjadi.
- Fundamental jangka pendek: Rugi bersih US$5,42 juta di 9M 2025 menunjukkan bahwa perseroan masih dalam fase transisi.
Saham BIPI menjadi pusat perhatian pasar setelah diborong habis-habisan oleh investor asing di sesi I perdagangan. Meski kinerja keuangan sedang terkontraksi, prospek di sektor energi baru—terutama waste-to-energy dan mini LNG—menjadi daya tarik tersendiri.
Namun, investor tetap perlu berhati-hati. Momentum kenaikan saham yang sudah 255% YtD bisa jadi memicu aksi ambil untung dalam waktu dekat. Seperti biasa, keputusan investasi harus didasarkan pada riset mendalam dan profil risiko masing-masing. (**)