| Kluster | Tujuan Kota | Pendaftaran | Verifikasi |
|---|---|---|---|
| Kluster 1 | Solo, Tasikmalaya, Palembang, Madiun, Sragen, Cilacap | 22-24 Februari 2026 | 25-27 Februari 2026 |
| Kluster 2 | Yogyakarta, Kuningan, Lampung, Tegal, Kebumen, Jombang, Pekalongan | 25-27 Februari 2026 | 28 Februari - 2 Maret 2026 |
| Kluster 3 | Wonogiri, Kediri, Malang, Wonosobo, Purwokerto, Semarang, Sidoarjo | 28 Februari - 2 Maret 2026 | 3-5 Maret 2026 |
Syarat dan Cara Daftar Mudik Gratis 2026
Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi: mudikgratis.jakarta.go.id
Dokumen yang perlu disiapkan:
- KTP (prioritas KTP DKI, non-DKI tetap dilayani)
- Kartu Keluarga (KK)
Catatan penting: Satu KK hanya bisa mendaftar untuk maksimal 4 orang peserta.
Jadwal Pemberangkatan
Setelah melewati proses verifikasi, pemudik yang lolos akan diberangkatkan dengan jadwal sebagai berikut:
| Moda | Lokasi Keberangkatan | Tanggal |
|---|---|---|
| Bus penumpang | Monas (Monumen Nasional) | 17 Maret 2026 |
| Sepeda motor | Terminal Pulogadung | 16 Maret 2026 |
Mengapa Program Ini Penting?
Program Mudik Gratis bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi memiliki sejumlah tujuan strategis:
- Mengurangi kepadatan lalu lintas – Memecah konsentrasi kendaraan pribadi selama arus mudik
- Meningkatkan keselamatan – Menyediakan angkutan umum yang aman dan nyaman
- Meringankan beban ekonomi – Membantu masyarakat yang terkendala biaya tiket mudik
- Pemerataan akses – Membuka kesempatan bagi warga non-DKI yang bekerja di Jakarta
Tips Agar Lolos Seleksi
Mengingat kuota terbatas dan peminat selalu membeludak, berikut tips agar pendaftaran Anda sukses:
- Siapkan dokumen sebelum pendaftaran dibuka
- Akses laman lebih awal untuk menghindari server padat
- Pilih kluster sesuai tujuan dan patuhi jadwal yang ditentukan
- Pastikan data sesuai antara KTP dan KK untuk menghindari gagal verifikasi
- Cek status pendaftaran secara berkala
Jangan sampai ketinggalan! Segera daftarkan diri Anda dan keluarga untuk merasakan mudik gratis yang aman, nyaman, dan penuh berkah. Ingat, kuota terbatas, pendaftaran dibagi per kluster, dan warga non-DKI tetap dilayani. Selamat mudik, selamat berkumpul kembali dengan keluarga di kampung halaman!