Kamis, 4 Juni 2026

Darurat Sampah Bandung: Wali Kota Farhan Tegaskan, "Membayar Retribusi Tak Cukup, Ini Soal Perubahan Perilaku!"

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Minggu, 1 Maret 2026 | 21:13 WIB



Program ini dirancang dengan tujuan yang lebih fundamental: membangkitkan kesadaran dan mengubah perilaku masyarakat terhadap sampah. Gaslah adalah fasilitator, edukator, dan penggerak di tingkat RW. Tapi perubahan sejati harus datang dari kesadaran setiap individu.





Masjid sebagai Episentrum Perubahan Perilaku





Menariknya, Farhan mengajak pendekatan keagamaan untuk ikut serta dalam gerakan ini. Ia menekankan pentingnya peran ajaran agama dalam membentuk perilaku. Rencananya, persoalan sampah akan disosialisasikan bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) di berbagai tingkatan.





Para kiai, dai, marbot, dan pengurus masjid diharapkan ikut menyuarakan perubahan perilaku melalui pendekatan keagamaan. Di Masjid Agung Bandung yang telah berdiri lebih dari dua abad, Farhan menegaskan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari ruang ibadah.





"Kita adalah bagian dari komunitas besar bernama Kota Bandung, dari masjid ini kita mulai perubahan perilaku itu, " ucapnya.





Inti Pesan: Sampah Selesai Ketika Pola Pikir Berubah





Inti dari pidato Farhan sangat gamblang. Jangan pernah berpikir bahwa masalah sampah akan selesai hanya dengan kekuatan uang (retribusi) atau teknologi (pengangkutan). Sampah adalah cermin dari perilaku manusia.





"Sampah tidak selesai karena kita mampu membayar biaya angkut. Sampah selesai ketika kita mengubah pola pikir dari sekadar membayar agar hilang dari pandangan, menjadi bertanggung jawab sejak dari rumah," pungkasnya.





Gerakan ini mengajak setiap warga Bandung untuk memulai dari hal sederhana: memilah sampah organik dan anorganik dari rumah, mengolah sampah dapur jika memungkinkan, dan tidak membuang sampah sembarangan.





Dengan status darurat dan pengawasan pusat, Kota Bandung tidak punya pilihan selain berbenah. Dan benah itu, menurut Farhan, harus dimulai dari dalam diri, dari rumah, dan dari masjid.

Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X