Kamis, 4 Juni 2026

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp16.836 di Tengah Eskalasi Konflik Timur Tengah

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Senin, 2 Maret 2026 | 13:13 WIB



"Kondisi ini berpotensi semakin memicu perilaku risk-off di pasar keuangan, di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap tekanan inflasi global yang kembali naik serta potensi tertundanya pelonggaran kebijakan moneter oleh bank sentral utama dunia," tambah Andry .





Dampak Ekonomi bagi Indonesia





Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai perang Amerika Serikat-Israel dengan Iran akan menekan perekonomian Indonesia secara bersamaan, mulai dari inflasi, nilai tukar rupiah, hingga fiskal .





Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef M Rizal Taufikurahman menyampaikan bahwa konflik ini bukan sekadar isu geopolitik regional, melainkan shock eksternal bagi negara berkembang seperti Indonesia .






"Mekanisme transmisinya terutama melalui perubahan perilaku investor global. Ketika risiko global meningkat, pasar masuk fase risk-off sehingga dana portofolio keluar dari emerging market menuju aset aman. Dampaknya terlihat pada tekanan terhadap nilai tukar rupiah, kenaikan yield SBN, dan meningkatnya premi risiko negara," jelas Rizal .






Dari sisi energi, Indonesia sebagai net importir minyak akan langsung merasakan dampak kenaikan harga minyak melalui:






  • Membengkaknya subsidi energi yang menekan APBN




  • Pelemahan rupiah akibat meningkatnya kebutuhan valas untuk impor energi




  • Tekanan inflasi dari kenaikan biaya transportasi dan logistik





Respons Bank Indonesia





Menanggapi dinamika tersebut, Bank Indonesia (BI) menyatakan akan terus mencermati pergerakan pasar secara seksama dan merespons secara tepat. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin Gunawan Hutapea menegaskan bahwa bank sentral akan tetap hadir di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar .






"Bank Indonesia akan tetap hadir di pasar melalui intervensi baik transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar luar negeri maupun transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik," tegas Erwin .






Selain stabilisasi nilai tukar, BI juga akan mengoptimalkan bauran kebijakan guna memperkuat transmisi kebijakan suku bunga ke sektor riil dan sistem keuangan .

Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X