Sadar Diri: Biaya Rumah Sakit Jauh Lebih Mahal daripada Iuran
Di hadapan warga, Farhan juga mengingatkan konsekuensi nyata dari tidak memiliki jaminan kesehatan. Ketika seseorang sakit dan harus dirawat tanpa BPJS Kesehatan (status pasien umum), biaya yang muncul bisa sangat besar dan memberatkan keluarga.
"Begitu masuk rumah sakit dan tidak punya BPJS, biayanya bisa ratusan ribu bahkan lebih. Maka lebih baik kita siapkan dari sekarang," ujarnya.
Perbandingan ini diharapkan dapat menyadarkan warga bahwa iuran BPJS yang dibayarkan setiap bulan adalah investasi kecil untuk perlindungan besar.
Manfaatkan Layanan Resmi: Call Center 165
Farhan juga mengimbau warga untuk tidak ragu memanfaatkan layanan informasi resmi jika mengalami kendala terkait kepesertaan. Call center BPJS Kesehatan di nomor 165 dapat diakses untuk memastikan status kepesertaan, mengecek tunggakan, atau mendapatkan informasi administrasi lainnya.
BPJS: Simbol Solidaritas Sosial
Inti dari pesan Farhan adalah bahwa jaminan kesehatan bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi bentuk solidaritas sosial yang nyata. Ketika seseorang dalam keadaan sehat dan mampu membayar iuran, ia secara tidak langsung membantu mereka yang sedang sakit dan tidak mampu.
"Ketika sehat, kita membantu yang sakit. Ketika sakit, sistem akan membantu kita, " katanya, merangkum esensi gotong royong dalam skema BPJS Kesehatan.
Farhan berharap, dengan kolaborasi yang erat antara kelurahan, kecamatan, dan warga, tingkat kepesertaan aktif BPJS Kesehatan di seluruh Kota Bandung dapat terus meningkat. Dengan demikian, tidak akan ada lagi cerita warga Bandung yang gagal berobat hanya karena persoalan administrasi. (**)