Kamis, 4 Juni 2026

Trump Gas Perang ke Iran, Sekutu Barat Malah Angkat Alis: ‘Ini Urusanmu, Bro’

Photo Author
Bhegin, Locusonline.co
- Sabtu, 7 Maret 2026 | 09:32 WIB
Gambar Ilustrasi Ai
Gambar Ilustrasi Ai




Di sisi lain, mantan pejabat keamanan nasional AS, Nadia Schadlow, menilai konflik Iran menunjukkan keterbatasan lembaga multilateral seperti United Nations dalam mencegah perang. Dalam praktiknya, negara tetap bertindak sepihak ketika merasa keamanan nasionalnya terancam.





Tanda-tanda keengganan sekutu pun mulai terlihat di lapangan. Inggris, yang dipimpin Perdana Menteri Keir Starmer, hanya mengizinkan pesawat tempur Amerika menggunakan dua pangkalan militernya untuk tujuan defensif di kawasan bukan untuk operasi serangan.





Sikap lebih tegas datang dari Spanyol. Perdana Menteri Pedro Sánchez menolak memberi akses pangkalan militer bagi pasukan AS. Ia menegaskan konflik tersebut bukan perang negaranya.





Reaksi itu membuat Trump geram. Presiden AS tersebut melontarkan kritik keras kepada Starmer dan bahkan mengancam memutus hubungan dagang dengan Madrid.





Menurut Kausch, dinamika tersebut mengirim pesan yang cukup jelas ke panggung internasional: Amerika Serikat di bawah Trump tampak semakin percaya diri bertindak di luar kerangka hukum global, bahkan tanpa merasa perlu menjelaskan atau membenarkannya.





Situasi itu juga memperkuat kekhawatiran Eropa bahwa kepemimpinan Trump berpotensi mendorong Amerika menuju isolasi diplomatik. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa mengikis apa yang selama ini disebut sebagai “kekuatan lunak” Washington.





Meski demikian, tidak semua negara menutup pintu dukungan. Perdana Menteri Anthony Albanese dari Australia menyatakan dukungan terbuka terhadap operasi tersebut. Sikap serupa juga datang dari pemerintah Argentina dan Paraguay.





Di sisi lain, Perdana Menteri Mark Carney dari Kanada menyatakan dukungan terhadap upaya mencegah Iran memiliki senjata nuklir, namun tetap mendesak agar konflik tidak semakin meluas.

Halaman:

Editor: Bhegin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X