Berjuang Melawan Tiga Penyakit, Tetap Cinta Panggung
Di usia senjanya, Donny Fattah harus berjuang melawan komplikasi tiga penyakit serius: sarkopenia (penurunan massa otot yang drastis), penyumbatan vaskular, dan penyakit autoimun. Kondisi ini perlahan-lahan menggerogoti kesehatannya.
Meski dalam kondisi sakit dan kesehatannya terus menurun, kecintaannya pada musik tidak pernah padam. Donny dikenal sebagai musisi yang tetap menjadikan panggung sebagai bagian penting dalam hidupnya, selama fisik masih memungkinkan.
Berdasarkan informasi dari Instagram Story manajemen God Bless, jenazah almarhum saat ini disemayamkan di Rumah Duka RS Fatmawati, Jakarta. Rencananya, Donny Fattah akan dimakamkan di TPU Kampung Kandang. Namun, informasi lebih lanjut mengenai waktu pemakaman akan disampaikan menyusul oleh pihak keluarga.
Penghormatan dari Rekan dan Penggemar
Kepergian Donny menyisakan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga dan rekan seband, tetapi juga bagi para penggemar musik rock Indonesia yang tumbuh besar mendengar petikan bassnya.
Salah satu produser musik, Adib Hidayat, juga menyampaikan rasa duka citanya melalui unggahan di laman X (dahulu Twitter) miliknya, menandakan betapa luasnya pengaruh dan rasa hormat industri musik kepada sang legenda.
Profil Singkat Donny Fattah
| Item | Keterangan |
|---|---|
| Nama Lahir | Jidon Patta Onda Gagola |
| Nama Panggung | Donny Fattah |
| Lahir | 24 September 1949 |
| Meninggal | 7 Maret 2026 (usia 77 tahun) |
| Tempat Meninggal | RS Fatmawati, Jakarta |
| Penyebab | Komplikasi sarkopenia, penyumbatan vaskular, dan autoimun |
| Grup Terkenal | God Bless (pendiri, bassis), Gong 2000 |
| Kolaborator | Ikang Fawzi, Nicky Astria, dll. |
| Peran | Bassis, pencipta lagu, penggarap album |
| Semayam | Rumah Duka RS Fatmawati |
| Rencana Pemakaman | TPU Kampung Kandang |
Selamat jalan, Bang Donny. Petikan bass-mu akan selalu bergema di hati para penggemar rock Indonesia. Terima kasih untuk seluruh karya dan dedikasi yang tak ternilai bagi musik tanah air. (**)