Kamis, 4 Juni 2026

Dunia Krisis, Indonesia Digeber: Prabowo Ingin Pangan Mandiri dan Energi Tak Lagi Impor

Photo Author
Bhegin, Locusonline.co
- Sabtu, 14 Maret 2026 | 11:14 WIB
Gambar AI
Gambar AI


LOCUSONLINE, JAKARTA - Ketika dunia sibuk menghitung dampak krisis geopolitik, pemerintah Indonesia justru melihatnya sebagai alarm keras yang memaksa percepatan agenda lama, berdiri di kaki sendiri dalam urusan pangan dan energi. Presiden Prabowo Subianto menilai gejolak global saat ini menjadi pendorong agar rencana kemandirian nasional tidak lagi berjalan santai.





Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta. Dalam forum tersebut, ia menilai situasi global yang penuh ketidakpastian justru memaksa pemerintah mempercepat kebijakan strategis yang sebelumnya sudah lama dirancang.





Menurut Prabowo, agenda swasembada pangan dan energi sebenarnya bukan gagasan baru. Pemerintah, kata dia, sudah lama menyadari bahwa ketergantungan pada impor bukanlah strategi yang aman dalam jangka panjang.





Krisis global, lanjutnya, justru mempercepat langkah transformasi tersebut. Kondisi dunia yang tidak stabil membuat pemerintah tidak punya banyak pilihan selain mempercepat pelaksanaan program yang selama ini direncanakan secara bertahap.





Presiden menegaskan bahwa Indonesia sejak lama menyadari pentingnya beralih menuju energi yang lebih berkelanjutan dan berasal dari sumber daya domestik. Perubahan tersebut kini didorong lebih cepat karena situasi global yang menuntut ketahanan energi lebih kuat.





Menurut Prabowo, berbagai tantangan yang muncul saat ini dapat menjadi momentum untuk mempercepat transformasi nasional, khususnya dalam sektor energi dan pangan.





Ia menilai Indonesia memiliki banyak sumber energi alternatif yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Salah satunya adalah bahan bakar nabati yang berasal dari komoditas pertanian seperti kelapa sawit, tebu, singkong, dan jagung.


Halaman:

Editor: Bhegin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X