[Locusonline.co] Jakarta – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, memberikan arahan tegas kepada jajaran pejabat yang baru dilantik di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi). Para pejabat diminta untuk segera "gas pol" atau mempercepat pelaksanaan program transformasi digital nasional. Instruksi ini bukan tanpa alasan; di tengah kecepatan perkembangan teknologi, masyarakat tidak bisa lagi menunggu lama.
"Agenda transformasi digital nasional tidak menunggu. Digitalisasi bergerak sangat cepat dan masyarakat menuntut hasil nyata dari setiap kebijakan yang kita jalankan," tegas Meutya dalam acara pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama di Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2026). Pernyataan ini dikutip dalam keterangan pers kementerian yang dikonfirmasi pada Sabtu (14/3).
Bukan Sekadar Seremoni, Tapi Perintah Kerja Cepat
Pelantikan yang digelar pada Jumat lalu bukanlah sekadar seremonial pergantian pejabat. Momen ini digunakan Meutya untuk menanamkan fondasi kepemimpinan yang responsif dan berorientasi pada hasil. Ia secara spesifik meminta seluruh unit kerja di Kemkomdigi untuk bekerja dengan tiga kata kunci: cepat, adaptif, dan kolaboratif.
"Ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan kepemimpinan yang kuat, integritas yang tinggi, serta kemampuan bergerak cepat dalam mengeksekusi berbagai agenda strategis pemerintah," ujar Meutya di hadapan para pejabat yang baru dilantik.
Ia menekankan bahwa setiap kebijakan yang lahir dari kementeriannya harus efektif, akuntabel, dan yang terpenting, memberikan manfaat yang terukur bagi publik. Tidak boleh ada lagi program yang berjalan lamban atau hanya menjadi wacana di atas kertas.
Siapa Saja Pejabat Baru yang Diminta Bergerak Cepat?
Pada pelantikan Jumat lalu, sejumlah nama resmi mengisi pos-pos strategis di Kemkomdigi. Merekalah yang kini berada di garda terdepan untuk mewujudkan percepatan transformasi digital. Berikut adalah enam pejabat yang dilantik:
| Nama | Jabatan Baru |
|---|---|
| Sonny Hendra Sudaryana | Direktur Pengembangan Ekosistem Digital |
| Farida Dewi Maharani | Direktur Ekosistem Media |
| Nunik Purwanti | Direktur Komunikasi Publik |
| Muhammad Zamzani B Tjenreng | Sekretaris Komisi Informasi Pusat |
| Indra Maulana | Direktur Pengendalian Infrastruktur Digital |
| Ervan Fathurokhman Adiwijaya | Sekretaris Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital |
Mereka kini memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan agenda-agenda prioritas, mulai dari pengembangan ekosistem digital, pengendalian infrastruktur, hingga komunikasi publik, dapat berjalan selaras dan cepat.