Kamis, 4 Juni 2026

Indonesia Pilih Duduk Manis di Resolusi PBB: Saat Dunia Ramai Mengecam, Jakarta Memilih Menimbang

Photo Author
Bhegin, Locusonline.co
- Minggu, 15 Maret 2026 | 10:26 WIB
Jubir Kemlu RI, Nabyl A. Mulachela (SinPo.id/tim media)
Jubir Kemlu RI, Nabyl A. Mulachela (SinPo.id/tim media)


LOCUSONLINE, JAKARTA - Di tengah riuhnya kecaman internasional terhadap eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah, pemerintah Indonesia memilih langkah yang lebih hati-hati. Jakarta memastikan tidak ikut menjadi pengusul bersama dalam sebuah resolusi penting di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa‑Bangsa.





Keputusan tersebut berkaitan dengan Resolusi Nomor 2817 yang baru saja diadopsi oleh DK PBB untuk merespons meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan tersebut.





Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Nabyl A. Mulachela, menjelaskan bahwa Indonesia memang tidak tercatat sebagai co-sponsor dalam resolusi tersebut.





Menurutnya, sikap tersebut diambil setelah pemerintah menilai isi resolusi belum sepenuhnya mencerminkan prinsip keseimbangan yang selama ini menjadi pijakan diplomasi Indonesia.





Resolusi 2817 sendiri disahkan oleh DK PBB pada 11 Maret 2026. Dokumen itu berisi kecaman terhadap serangan yang dilakukan oleh Iran terhadap sejumlah wilayah di kawasan Teluk di tengah meningkatnya konflik regional.





Dalam naskah resolusi tersebut, DK PBB menilai tindakan Iran sebagai langkah yang tidak dapat dibenarkan, terutama karena serangan disebut menyasar wilayah sipil serta memperburuk stabilitas kawasan.





Serangan yang dimaksud dilaporkan terjadi di beberapa negara, termasuk Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Yordania.


Halaman:

Editor: Bhegin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X