Kamis, 4 Juni 2026

Muhammad Farhan Ancam Tutup Lapak PKL Jika Tinggalkan Sampah di Bandung

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Selasa, 17 Maret 2026 | 11:11 WIB


[Locusonline.co] BANDUNG – Bulan suci Ramadan kerap diiringi dengan peningkatan aktivitas ekonomi, terutama dari para pedagang kaki lima (PKL) yang memadati berbagai sudut kota. Namun, di balik geliat ekonomi itu, ada masalah klasik yang kembali mengemuka: gunungan sampah.





Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengeluarkan peringatan keras. Ia mengungkapkan bahwa volume sampah di Kota Bandung meningkat signifikan hingga 20 persen selama Ramadan, dan PKL menjadi salah satu penyumbang terbesarnya.





"Sekarang kami sedang melakukan rekayasa pengangkutan sampah, karena kondisinya memang sedang cukup kerepotan. Timbulan sampah meningkat sampai 20 persen, terutama dari aktivitas belanja dan titik-titik PKL," kata Farhan di Kantor Disparbud Jawa Barat, Senin (16/3/2026).





Area Rawan Sampah yang Diawasi Ketat





Farhan menyebut sejumlah kawasan yang menjadi prioritas pengawasan kebersihan. Jika di lokasi-lokasi ini masih ditemukan tumpukan sampah pasca-berjualan, sanksi tegas akan dijatuhkan.





Kawasan-kawasan tersebut antara lain:






  • Dalemkaum




  • Alun-alun Bandung




  • Ujungberung




  • Trunojoyo




  • Area sekitar Taman Pramuka (Citarum)




  • Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat





Ultimatum untuk Koordinator PKL





Farhan tidak main-main. Ia meminta para koordinator PKL untuk bertanggung jawab penuh atas kebersihan lingkungan tempat mereka berjualan. Jika gagal, konsekuensinya sangat jelas: penutupan lokasi dagang.





"Kalau setelah berdagang masih ditemukan banyak sampah, maka besoknya saya tutup. Tidak boleh ada yang dagang lagi di situ," tegasnya.


Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X