Kamis, 4 Juni 2026

Waspada! Musim Kemarau 2026 di Jabar Diprediksi Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Terancam

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Selasa, 17 Maret 2026 | 13:13 WIB


[Locusonline.co] BANDUNG – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Bandung mengeluarkan peringatan dini terkait musim kemarau tahun 2026 di Jawa Barat. Diprediksi, kemarau tahun ini akan datang lebih awal dan berlangsung lebih kering serta lebih panjang dibandingkan kondisi normal.





Kepala BMKG Kelas I Bandung, Teguh Rahayu, menjelaskan bahwa analisis dinamika atmosfer dan model prediksi iklim menunjukkan perubahan signifikan.





"Secara umum, sebagian besar wilayah Jawa Barat diprediksi mengalami sifat hujan bawah normal, dengan puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus 2026 dan durasi kemarau berkisar 13 hingga 15 dasarian, bahkan cenderung lebih panjang dari normal," kata Teguh saat dikonfirmasi, Senin (16/3/2026).





Wilayah yang Lebih Dulu Kering





Awal musim kemarau akan berlangsung bertahap. Berikut rinciannya:






  • Maret 2026: Sebagian kecil wilayah Bekasi dan Karawang akan lebih dulu merasakan musim kemarau.




  • April 2026: Meluas ke wilayah Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang, Indramayu, serta sebagian Cirebon.




  • Mei–Juni 2026: Hampir seluruh Jawa Barat, termasuk Bogor, Sukabumi, Cianjur, Bandung Raya, Garut, Sumedang, Tasikmalaya, Pangandaran, Majalengka, Kuningan, Ciamis hingga Banjar, akan memasuki musim kemarau.





Secara keseluruhan, 56 persen wilayah Jabar diperkirakan mulai memasuki musim kemarau pada Mei 2026, dan 66 persen wilayah mengalami awal musim kemarau lebih cepat dari rata-rata normal.





Dampak yang Harus Diantisipasi





Yang lebih mengkhawatirkan, 93 persen wilayah Jawa Barat diprediksi mengalami kondisi lebih kering dibandingkan normal. Selain itu, 81 persen wilayah akan mengalami durasi musim kemarau yang lebih panjang.





Beberapa dampak yang perlu diantisipasi sejak dini antara lain:


Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X