Kariernya terus menanjak di akhir 1970-an hingga 1980-an dengan film-film laris seperti:
- Good Guys Wear Black (1978)
- The Octagon (1980)
- Lone Wolf McQuade (1983)
- Code of Silence (1985)
- Missing in Action (1984) — trilogi yang memiliki makna personal karena didedikasikan untuk adiknya, Wieland, yang gugur di Perang Vietnam
- The Delta Force (1986)
Ketika pamor film layar lebarnya mulai meredup, Norris justru meraih puncak popularitas baru di televisi lewat serial "Walker, Texas Ranger" yang tayang dari 1993 hingga 2001. Sosoknya sebagai Cordell Walker, petugas Texas Ranger yang menegakkan keadilan dengan tinju dan tendangan, menjadi ikon budaya pop sepanjang dekade tersebut.
Fenomena Populer: Dari Meme hingga Ikon Kebugaran
Di luar layar, Chuck Norris menjelma menjadi fenomena unik di era internet. Ratusan meme beredar luas menggambarkan keperkasaan absurdnya, seperti:
"Chuck Norris tidak membaca buku; ia hanya menatapnya sampai buku itu menyerah memberikan informasi."
"Batu mengalahkan gunting, gunting mengalahkan kertas, tetapi Chuck Norris mengalahkan ketiganya sekaligus."
"Chuck Norris membunuh 100% kuman penyebab penyakit."
Fenomena ini justru membuatnya semakin dicintai generasi muda, bahkan di usia senja. Norris sendiri meresponsnya dengan humor dan tidak jarang ikut melontarkan lelucon tentang dirinya sendiri.
Di masa tuanya, ia tetap aktif muncul dalam iklan produk kebugaran, menulis buku-buku bertema Kristen dan patriotisme, serta vokal menyuarakan pandangan politik konservatif.