Kamis, 4 Juni 2026

82nd Airborne Bergerak! Ini Bukan Sekadar Tambahan Pasukan, Ini Sinyal Perang Skala Besar

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Minggu, 22 Maret 2026 | 12:10 WIB



Seperti yang dikatakan Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt, peran Pentagon adalah memastikan Presiden memiliki "opsi maksimal" dalam setiap krisis. Dan persiapan ini, menurutnya, belum menandakan keputusan final .





Pola Historis yang Berulang: Dari Kecil Menjadi Perang Panjang





Yang perlu dipahami adalah pola historis yang sudah berulang berkali-kali. Vietnam dimulai kecil, lalu eskalasi. Afghanistan dimulai kecil, lalu eskalasi. Irak dimulai kecil, lalu eskalasi. Semuanya berakhir dengan cara yang tidak sesuai rencana awal .





Pakar pertahanan dari Brookings Institution, Michael O'Hanlon, mengingatkan bahwa tugas-tugas seperti pendudukan atau penyerbuan darat "membawa risiko korban jiwa yang besar dan tidak ada langkah selanjutnya yang jelas untuk mempercepat pergantian rezim atau mendorong Iran bersedia berunding mengakhiri permusuhan" .





Yang membuat situasi ini lebih berbahaya adalah ketiadaan strategi keluar yang jelas. Seperti yang ditulis oleh jurnalis senior di CBS News, ada kekhawatiran bahwa misi ini bisa berakhir seperti Vietnam, Afghanistan, dan Irak—operasi yang awalnya terbatas tetapi akhirnya berubah menjadi perang berkepanjangan yang menyeret Amerika selama bertahun-tahun .





Peta Konflik Terkini: Semakin Melebar





Sekarang, konflik ini sudah jauh dari sekadar serangan udara terbatas. Houthi telah masuk perang, meluncurkan drone dan rudal ke arah Israel dan Arab Saudi. Arab Saudi mulai mengancam opsi militer. Qatar dilaporkan mengalami kerugian hingga 20 miliar dolar dan sudah tidak bisa lagi bersikap netral. Jalur Hormuz masih belum terbuka. Iran menolak semua ajakan gencatan senjata dari Amerika .





Bahkan Iran mengeluarkan peringatan keras kepada negara tetangga. Komando Pusat Operasi Militer Iran memperingatkan Uni Emirat Arab untuk tidak membiarkan wilayahnya digunakan sebagai basis serangan terhadap Iran, mengancam akan meluncurkan "serangan dahsyat" ke wilayah Ras Al-Khaimah jika itu terjadi .





Seorang pejabat militer Iran juga menyatakan bahwa invasi darat ke wilayah Iran adalah "garis merah yang tak boleh dilampaui" dan akan memberikan kejutan "besar" kepada Trump—sebuah pernyataan yang mengindikasikan bahwa Iran telah menyiapkan kejutan bagi pasukan AS jika benar-benar menginvasi .





Kata Ray Dalio: Titik Genting Sejarah





Billionaire pendiri Bridgewater Associates, Ray Dalio, sejak awal telah memperingatkan bahwa Amerika tidak memiliki kapasitas untuk perang yang panjang dan menyakitkan. Rakyat Amerika tidak punya toleransi untuk itu. Dan Iran tahu persis strateginya: drag it out sampai Amerika lelah sendiri .

Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X