[Locusonline.co] BANDUNG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung angkat bicara terkait viralnya tumpukan sampah di kawasan Monumen Perjuangan (Monju). DLH memastikan kondisi tersebut bukan akibat kelalaian atau pembiaran, melainkan bagian dari proses penanganan yang dilakukan secara bertahap sesuai jadwal operasional.
Sekretaris DLH Kota Bandung, Dadang Setiawan, menjelaskan bahwa sampah yang terlihat di kawasan tersebut berasal dari area taman Monumen Juang yang merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
"Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, sampah yang terlihat di kawasan Monumen Perjuangan merupakan sampah dari area taman Monumen Juang yang berada di dalam kawasan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat," ujar Dadang, Selasa (24/3/2026).
Ada Jadwal Rutin, Kolaborasi dengan Pemprov
Dadang menuturkan, pengelolaan dan pengangkutan sampah di lokasi tersebut sebenarnya telah memiliki jadwal rutin yang dijalankan melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan PK2 UPT Sampah Kota Bandung.
Menurutnya, kondisi penumpukan yang terlihat saat ini adalah bagian dari proses penanganan bertahap yang mengikuti jadwal operasional yang telah ditentukan.
"Kondisi yang terlihat merupakan bagian dari proses penanganan bertahap sesuai jadwal operasional, bukan merupakan pembiaran, " jelasnya.
Percepatan Tetap Dilakukan di Lapangan
Meski demikian, DLH Kota Bandung tidak tinggal diam. Dadang menyebut, percepatan penanganan tetap dilakukan di lapangan sebagai respons terhadap kondisi yang berkembang, meskipun belum memasuki jadwal pengangkutan.