"Setelah kita saling memaafkan, mari kita jaga kepercayaan yang telah diberikan kepada kita. Bekerja dengan integritas adalah bentuk ibadah yang tidak kalah pentingnya," pesan KH. Ahmad Tontowi Djauhari.
Tausyiah ini menjadi penguat bahwa kerja adalah bagian dari pengabdian yang harus dilakukan dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab.
Minal Aidin Wal Faizin: Maaf Lahir dan Batin
Menutup sambutannya, Bupati Garut mengucapkan "Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin" kepada seluruh jajaran dan masyarakat Garut. Ucapan ini menjadi simbol bahwa Idulfitri adalah momen untuk saling memaafkan dan memulai lembaran baru dengan hati yang bersih.
"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Garut, saya mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H. Mohon maaf lahir dan batin," pungkas Bupati.
Semangat Baru untuk Garut yang Lebih Hebat
Dengan semangat baru pasca Ramadan, seluruh ASN di Kabupaten Garut diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tidak ada lagi alasan untuk bekerja biasa-biasa saja. Kini saatnya bekerja lebih giat, lebih cerdas, dan lebih berintegritas demi mewujudkan visi "Garut Hebat dan Berkelanjutan". (**)
#HalalBihalalGarut #BupatiGarut #ASNGarut #HariPertamaKerja #Idulfitri1447H #MinalAidinWalFaizin #MaafLahirBatin #GarutHebatBerkelanjutan #MotivasiKerja #IntegritasASN #Tausyiah #PondokPesantrenAlWasilah