Kamis, 4 Juni 2026

Prabowo Percepat Program Sampah Jadi Energi (WTE) di Kota Besar Indonesia

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Kamis, 26 Maret 2026 | 15:15 WIB




Teknologi WTE: Bagaimana Cara Kerjanya?





Pengolahan sampah menjadi energi (waste to energy) umumnya dilakukan melalui beberapa teknologi:






  1. Incineration (Pembakaran): Sampah dibakar pada suhu tinggi untuk menghasilkan panas yang menggerakkan turbin listrik.




  2. Gasifikasi: Sampah dipanaskan dalam kondisi oksigen terbatas menghasilkan gas sintetis yang dapat digunakan sebagai bahan bakar.




  3. Pirolisis: Sampah diurai secara termal tanpa oksigen menghasilkan minyak dan gas yang dapat dimanfaatkan.




  4. Anaerobic Digestion: Sampah organik diuraikan oleh mikroorganisme menghasilkan biogas (metana) yang dapat digunakan untuk energi.





Komitmen Pemerintah: Hilirisasi Berbasis Lingkungan





Program waste to energy ini sejalan dengan visi besar pemerintah dalam membangun ketahanan energi nasional melalui pemanfaatan sumber daya domestik. Dengan pendekatan hilirisasi yang terintegrasi, pemerintah tidak hanya menyelesaikan persoalan lingkungan tetapi juga menciptakan nilai tambah ekonomi.





"Langkah ini menegaskan arah kebijakan pemerintah dalam membangun sistem pengelolaan sampah modern berbasis teknologi, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional melalui pemanfaatan sumber daya domestik yang ramah lingkungan," tutup Teddy Indra Wijaya.





Masyarakat diimbau untuk mendukung program ini dengan mulai memilah sampah dari sumbernya, sehingga pengelolaan menjadi lebih efisien dan energi yang dihasilkan lebih optimal. (**)


Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X