Tim gabungan yang terdiri dari:
- BPBD Kabupaten Bandung
- Taruna Siaga Bencana (Tagana)
- Polsek Pacet
- Aparatur kewilayahan (perangkat desa, RT, RW)
- Masyarakat setempat
masih berada di lokasi untuk melakukan asesmen dan pemantauan lebih lanjut.
Koordinasi dan Imbauan
BPBD Kabupaten Bandung bersama pemerintah desa terus berkoordinasi dengan pengurus RT dan RW guna memastikan kondisi warga pascakejadian tetap aman. Pemantauan di lapangan masih terus dilakukan untuk mengantisipasi dampak lanjutan serta memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat segera terpenuhi.
Di sisi lain, warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi, namun tetap tidak perlu panik.
"Warga diimbau tetap tenang, namun waspada. Jika terjadi hujan lebat disertai angin kencang, segera cari perlindungan di tempat yang aman," imbau Beni.
Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Bandung, terutama pada masa peralihan musim. Angin puting beliung, hujan lebat disertai petir, serta potensi longsor di daerah lereng menjadi ancaman yang perlu diwaspadai.
Masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana diimbau untuk:
- Memangkas dahan pohon yang rapuh dan berpotensi tumbang
- Memeriksa kondisi atap rumah dan struktur bangunan
- Menjauhi papan reklame, baliho, atau struktur tinggi lainnya saat angin kencang
- Menyiapkan tas siaga bencana berisi dokumen penting dan kebutuhan dasar
Langkah Selanjutnya
BPBD Kabupaten Bandung akan terus melakukan pendataan dan asesmen untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya, termasuk kemungkinan bantuan perbaikan rumah bagi warga yang mengalami kerusakan berat.