Kamis, 4 Juni 2026

Anak, Algoritma, dan Negara: Ketika Negara Akhirnya Ikut Mengasuh Timeline

Photo Author
Bhegin, Locusonline.co
- Selasa, 31 Maret 2026 | 16:25 WIB
Bhegin Syah (Redpel)
Bhegin Syah (Redpel)



Antara Perlindungan dan Ilusi Kontrol





Namun, membatasi akses bukan perkara sederhana. Dunia digital tidak punya gerbang tunggal. Anak yang dilarang membuka satu aplikasi bisa dengan mudah berpindah ke platform lain, menggunakan akun palsu, atau meminjam perangkat orang dewasa.





Di sinilah risiko terbesar kebijakan ini: ilusi kontrol.





Jika implementasi hanya berhenti pada larangan administratif tanpa pengawasan teknis dan edukasi yang kuat, maka kebijakan ini bisa berubah menjadi formalitas dan terlihat tegas di atas kertas, tetapi rapuh di lapangan.





Lebih jauh, ada potensi benturan dengan hak digital. Anak-anak memang perlu dilindungi, tetapi mereka juga bagian dari generasi yang akan hidup sepenuhnya di ruang digital. Membatasi tanpa membekali justru bisa menciptakan kesenjangan literasi yang berbahaya.





Tanggung Jawab yang Tidak Bisa Didelegasikan





Kebijakan Komdigi seharusnya dibaca sebagai sinyal, bukan solusi final. Perlindungan anak di dunia digital tidak bisa hanya diserahkan kepada negara, apalagi kepada platform yang sejak awal dirancang untuk membuat pengguna betah selama mungkin.





Peran orang tua tetap krusial. Begitu pula sekolah yang harus mulai mengintegrasikan literasi digital dalam kurikulum, bukan sekadar mengajarkan cara menggunakan teknologi, tetapi juga memahami risikonya.





Platform digital pun tidak bisa terus bersembunyi di balik dalih “kebebasan pengguna”. Mereka harus ikut bertanggung jawab atas desain sistem yang secara aktif mendorong kecanduan dan eksploitasi perhatian.





Mengasuh di Era Digital





Pada akhirnya, kebijakan ini membuka kenyataan yang tak nyaman: mengasuh anak di era digital jauh lebih kompleks daripada sekadar membatasi waktu bermain.

Halaman:

Editor: Bhegin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X