2. WFH Resmi Diterapkan Mulai 1 April
Pemerintah secara resmi mengumumkan pelaksanaan Work From Home (WFH) bagi ASN di instansi pemerintahan pusat dan daerah setiap hari Jumat. Kebijakan ini mulai berlaku hari ini, 1 April 2026, dan akan ditinjau kembali dalam dua bulan ke depan.
3. Percepatan B50 untuk Kemandirian Energi
Pemerintah juga mempercepat penerapan B50 (biodiesel 50 persen) sebagai langkah meningkatkan kemandirian energi nasional dan mengurangi ketergantungan pada impor.
4. Efisiensi Anggaran hingga Rp130 Triliun
Kebijakan efisiensi anggaran di kementerian dan lembaga (K/L) berpotensi menghemat Rp121 triliun hingga Rp130 triliun. Langkah ini dinilai positif bagi kesehatan fiskal negara.
Data Ekonomi yang Dinantikan Pasar
Pelaku pasar juga menantikan sejumlah data ekonomi domestik yang dirilis pada hari ini, Rabu (1/4):
| Indikator | Periode | Estimasi | Sebelumnya |
|---|---|---|---|
| Manufacturing PMI | Maret 2026 | 51,2 | 53,8 |
| Neraca Perdagangan | Februari 2026 | Surplus 1,2 miliar dolar AS | Surplus 0,9 miliar dolar AS |
| Inflasi (mtm) | Maret 2026 | 0,3% | 0,68% |
| Inflasi (yoy) | Maret 2026 | 4,9% | 4,76% |
Penurunan PMI Maret diperkirakan dipengaruhi oleh adanya libur Hari Raya Idulfitri, sementara surplus neraca perdagangan diprediksi meningkat, menunjukkan kinerja ekspor yang masih solid.
Pergerakan Bursa Global dan Regional
Sentimen positif juga terpantau dari bursa saham global dan regional yang kompak menguat.
Bursa Eropa (Selasa, 31/3)
| Indeks | Perubahan |
|---|---|
| Euro Stoxx 50 | +0,49% |
| FTSE 100 (Inggris) | +0,48% |
| DAX (Jerman) | +0,52% |
| CAC (Prancis) | +0,57% |
Bursa AS (Selasa, 31/3)
| Indeks | Perubahan | Level Penutupan |
|---|---|---|
| Dow Jones | +2,49% | 46.341,51 |
| S&P 500 | +2,91% | 6.528,52 |
| Nasdaq Composite | +3,43% | 23.740,19 |
Bursa Asia (Rabu pagi)
| Indeks | Perubahan |
|---|---|
| Nikkei (Jepang) | +4,16% |
| Shanghai (China) | +1,29% |
| Hang Seng (Hong Kong) | +1,98% |
| Strait Times (Singapura) | +1,55% |
Prospek IHSG ke Depan
Dengan kombinasi sentimen positif dari global dan domestik, IHSG diperkirakan akan menguji level resistance di 7.100–7.200. Pelaku pasar optimis bahwa kebijakan pemerintah yang pro-stabilitas dan harapan deeskalasi konflik geopolitik akan terus memberikan momentum penguatan bagi pasar saham Tanah Air.
Namun, investor tetap diimbau untuk mencermati perkembangan data ekonomi domestik dan dinamika geopolitik yang masih dinamis. Sektor-sektor yang berpotensi diuntungkan antara lain konsumer, energi, dan infrastruktur, seiring dengan kebijakan efisiensi energi dan stabilitas harga BBM. (**)