Momentum atau Sekadar Retorika?
Kasus Amsal kini disebut sebagai bahan evaluasi internal kejaksaan. Namun publik tentu berharap evaluasi itu tidak berhenti sebagai jargon.
Sebab jika tidak, maka yang terjadi bukanlah perbaikan sistem, melainkan pengulangan pola: kreativitas dicurigai, proyek bermasalah dinegosiasi.
Dan pada akhirnya, hukum bukan lagi soal keadilan melainkan soal siapa yang lebih mudah dijadikan tersangka.*****