Kamis, 4 Juni 2026

KPK Periksa Maraton Biro Haji Pekan Depan, Kasus Kuota Haji Makin Terang

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Jumat, 3 April 2026 | 18:36 WIB



"Nah ini sebaliknya, kuota haji khusus yang seharusnya hanya mendapat 8 persen atau 1.600 bertambah secara signifikan menjadi 10.000," jelas KPK dalam pemeriksaan sebelumnya .





Penyidik juga mendalami dugaan praktik "jual beli kuota" oleh PIHK, di mana calon jemaah yang baru mendaftar dan mampu membayar lebih mahal bisa berangkat lebih cepat dibanding jemaah yang sudah mengantre bertahun-tahun.





"Jadi siapa yang bisa membayar lebih cepat lebih mahal kemudian bisa berangkat lebih dulu," ungkap Budi Prasetyo .





Timeline Pengungkapan Kasus





Berikut kronologi pengungkapan kasus dugaan korupsi kuota haji:





TanggalPeristiwa
9 Agustus 2025KPK mulai menyidik kasus dugaan korupsi kuota haji
16 Desember 2025KPK memeriksa Yaqut Cholil Qoumas terkait penghitungan kerugian negara
9 Januari 2026KPK tetapkan Yaqut Cholil Qoumas dan Gus Alex sebagai tersangka
27 Februari 2026KPK terima audit BPK terkait kerugian negara
4 Maret 2026Kerugian negara diumumkan capai Rp622 miliar
12 Maret 2026KPK menahan Yaqut Cholil Qoumas di Rutan KPK
17 Maret 2026KPK menahan Gus Alex di Rutan KPK
30 Maret 2026KPK tetapkan dua tersangka baru: Ismail Adham (Maktour) dan Asrul Aziz Taba (Kesthuri)
2 April 2026KPK umumkan rencana pemeriksaan maraton PIHK pekan depan




Daftar Tersangka Kasus Kuota Haji





Hingga saat ini, KPK telah menetapkan empat orang tersangka dalam kasus ini:





NamaPeranStatus
Yaqut Cholil QoumasMantan Menteri AgamaDitahan di Rutan KPK
Ishfah Abidal Aziz (Gus Alex)Staf Khusus Menteri AgamaDitahan di Rutan KPK
Ismail AdhamDirektur Operasional PT Makassar Toraja (Maktour)Tersangka
Asrul Aziz TabaKetua Umum Kesthuri (Kesatuan Tour Travel Haji Umrah RI)Tersangka (berada di Arab Saudi, dalam proses koordinasi dengan otoritas setempat)




Menariknya, Fuad Hasan Masyhur, pemilik biro haji Maktour, sempat dicekal ke luar negeri namun hingga saat ini belum ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik .





Dua Tersangka Baru Jadi Simpul Aliran Dana





Penetapan Ismail Adham dan Asrul Aziz Taba sebagai tersangka menjadi poin penting dalam pengusutan kasus ini. KPK menyebut keduanya menjadi simpul konfirmasi bahwa memang ada aliran uang dari pihak swasta ke pejabat Kementerian Agama .





"Hal ini sekaligus meluruskan dan mengonfirmasi narasi yang beredar di masyarakat terkait dengan ada atau tidaknya dugaan aliran uang kepada saudara YCQ (Yaqut Cholil Qoumas)," ujar Budi Prasetyo .

Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X