Direktur Lalu Lintas Polda Jabar, Raydian Kokrosono, menyebut:
| Tahun | Jumlah Kecelakaan | Perubahan |
|---|---|---|
| Lebaran 2025 | 383 kejadian | - |
| Lebaran 2026 | 93 kejadian | Turun 76% |
“Penurunan angka kecelakaan hingga 76 persen ini menunjukkan upaya pengamanan dan pengaturan lalu lintas berjalan efektif,” ujar Raydian dalam keterangan resminya.
Penurunan drastis ini tidak terlepas dari:
- Penerapan rekayasa lalu lintas (one way, contraflow)
- Peningkatan patroli dan penjagaan di titik rawan
- Kesadaran masyarakat dalam berkendara selama arus mudik
Komitmen Polda Jabar untuk Pelayanan Terbaik
Polda Jabar berkomitmen untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. QR Code Yanduan Polri menjadi bukti bahwa Polri terbuka terhadap kritik dan saran, serta serius dalam memberantas oknum-oknum yang mencoreng institusi.
“Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman. Jika ada anggota yang melanggar, jangan ragu untuk melapor. Identitas Anda akan kami jaga,” tegas Adiwijaya.
Dengan hadirnya QR Code Yanduan Polri, masyarakat Jawa Barat kini memiliki saluran pengaduan yang mudah, cepat, dan aman untuk melaporkan dugaan pelanggaran anggota kepolisian. Di sisi lain, penurunan angka kecelakaan hingga 76 persen selama arus mudik Lebaran 2026 menunjukkan bahwa upaya pengamanan dan pengaturan lalu lintas Polda Jabar berjalan efektif.
Polda Jabar mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, serta tidak ragu menggunakan layanan digital yang telah disediakan. (**)