[Locusonline.co] Bandung – Sektor pariwisata Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mencatatkan capaian impresif selama periode libur Lebaran 1447 H (2026). Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispar Ekraf) Kabupaten Bandung melaporkan perputaran uang mencapai sekitar Rp31,6 miliar, berasal dari total kunjungan 146.564 wisatawan.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bandung, Wawan A. Ridwan, menjelaskan bahwa angka tersebut dihitung berdasarkan estimasi rata-rata belanja langsung wisatawan.
“Perputaran uang hampir Rp31,650 miliar, ini dihitung dari rata-rata belanja wisatawan sekitar Rp215 ribu per orang,” katanya di Bandung, Jumat (3/4/2026).
Rata-Rata Belanja Rp215 Ribu per Wisatawan
Wawan merinci bahwa estimasi belanja tersebut mencakup pengeluaran langsung wisatawan untuk:
| Jenis Belanja | Keterangan |
|---|---|
| Konsumsi | Makanan dan minuman selama berwisata |
| Oleh-oleh | Cinderamata dan produk khas lokal |
| Kebutuhan lainnya | Transportasi lokal, jasa wisata, dll. |
Catatan Penting: Angka ini belum termasuk biaya penginapan dan tiket masuk objek wisata. Dengan demikian, potensi perputaran uang sebenarnya bisa jauh lebih besar.
“Belanja ini belum termasuk biaya penginapan dan tiket masuk objek wisata, sehingga potensi sebenarnya bisa lebih besar,” ujarnya.
Hunian Akomodasi Naik 30–40 Persen
Selama periode libur Lebaran, tingkat hunian akomodasi di kawasan wisata Kabupaten Bandung tercatat mengalami kenaikan signifikan antara 30 hingga 40 persen.