| Langkah Antisipasi | Keterangan |
|---|---|
| Alat berat di lokasi rawan | Disiagakan untuk percepatan penanganan |
| BPBD dan PU standby | Personel siap bergerak cepat |
| Koordinasi lintas sektor | Melibatkan Tim SAR, TNI, Polri, dan masyarakat |
"Oleh karena itu, Pemkab Garut sudah menyiapkan alat berat di beberapa lokasi rawan serta memerintahkan BPBD serta PU untuk standby," tegas Bupati.
Bupati menekankan bahwa penanganan darurat tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah daerah. Perlu keterlibatan aktif dari berbagai pihak untuk memastikan distribusi bantuan pangan serta pelayanan kesehatan berjalan cepat.
"Ia berharap, dengan adanya koordinasi tanggap darurat maka kita bisa melakukan kegiatan yang lebih cepat dan jangan sampai menjadi isu kondisi darurat nasional," ujar Bupati.
Tema KKL: Sinergitas Komponen Bangsa dalam Penanggulangan Bencana
Koordinator Lapangan (Korlap) Kolonel Inf. Choirul Ikmal menjelaskan bahwa sebanyak 23 Perwira Siswa akan melaksanakan KKL di Garut selama empat hari, mulai 6 hingga 9 April 2026. KKL kali ini mengusung tema:
"Sinergitas Komponen Bangsa dalam Penanggulangan Bencana Guna Memperkuat Ketahanan Nasional"
Para Pasis telah melakukan inventarisir masalah sebelum terjun ke lapangan. Selama KKL, mereka akan melakukan wawancara mendalam dengan Muspida, SKPD Kabupaten Garut (Dinsos, Dinkes, PUPR, dan BNPB).
"Tugas para perwira adalah mensinkronisasikan pelaksanaan kegiatan dari pusat hingga ke tingkat bawah. Selama KKL akan melakukan wawancara mendalam dengan Muspida, SKPD Kabupaten Garut (Dinsos, Dinkes, PUPR dan BNPB), dan hasilnya akan dilakukan seminar," ujar Kolonel Choirul Ikmal.
Harapan Bupati Garut
Di akhir sambutannya, Bupati Syakur Amin mengucapkan terima kasih atas pemilihan Kabupaten Garut sebagai lokasi KKL. Ia berharap kunjungan ini memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.