Kamis, 4 Juni 2026

Rapat Kerja Pemerintah di Istana: Prabowo Subianto Tekankan Penurunan Biaya Haji hingga Evaluasi Tambang di Kawasan Hutan

Photo Author
Bhegin, Locusonline.co
- Kamis, 9 April 2026 | 12:57 WIB
Foto: ald/fik/HUMAS MENPANRB/BPMI SETPRES
Foto: ald/fik/HUMAS MENPANRB/BPMI SETPRES


LOCUSonline, JAKARTA - Pemerintah pusat menggelar Rapat Kerja (Raker) strategis di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/4/2026), yang dihadiri jajaran Kabinet Merah Putih, pimpinan kementerian/lembaga, serta direktur utama BUMN. Rapat ini menjadi forum konsolidasi nasional dalam menghadapi tekanan global, khususnya lonjakan harga energi dan ketidakpastian ekonomi dunia.





Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini bersama Wakil Menteri PANRB Purwadi Arianto turut hadir dalam agenda tersebut, yang juga diikuti oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta para pejabat tinggi negara lainnya.





Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menyoroti dua kebijakan penting yang menjadi prioritas pemerintah saat ini.





Pertama, penurunan biaya penyelenggaraan ibadah haji, meskipun di tengah kenaikan harga avtur global yang berdampak pada biaya transportasi udara. Kebijakan ini ditegaskan sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk menjaga keterjangkauan biaya bagi masyarakat.





Kedua, pemerintah akan melakukan evaluasi terhadap kawasan hutan yang digunakan untuk aktivitas pertambangan. Langkah ini disebut sebagai bagian dari penataan ulang kebijakan sumber daya alam agar lebih berkelanjutan dan terukur.





Selain dua isu utama tersebut, Presiden juga menyampaikan berbagai arah kebijakan strategis nasional yang harus segera diterjemahkan hingga level teknis di kementerian dan lembaga.





Rapat ini menekankan pentingnya sinkronisasi program pemerintah, mulai dari perencanaan hingga implementasi di tingkat eselon I. Para pejabat diminta memastikan setiap kebijakan dapat berjalan efektif di tengah dinamika global yang tidak menentu.


Halaman:

Editor: Bhegin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X