“Tidak boleh lagi ada pembangkit diesel,” tegas Prabowo.
Sebanyak 13 PLTD milik PLN direncanakan ditutup sebagai bagian dari langkah efisiensi dan peralihan energi.
Dari penutupan PLTD tersebut, pemerintah memperkirakan penghematan minyak mentah mencapai 200 ribu barel per hari, atau sekitar 20 persen dari konsumsi impor saat ini.
Jika ditambah dengan implementasi program 100 GW, efisiensi energi disebut akan meningkat signifikan.
Dalam bahasa kebijakan: boros dikurangi, impor ditekan, energi domestik dimaksimalkan.
Target berhenti impor BBM dalam 2-3 tahun tentu terdengar seperti lompatan besar. Di satu sisi, ini mencerminkan keberanian pemerintah mengambil arah strategis. Di sisi lain, publik mungkin bertanya: seberapa cepat transformasi sebesar ini bisa benar-benar terjadi?
Apalagi, transisi energi bukan hanya soal menutup pembangkit lama, tetapi juga memastikan pengganti yang andal benar-benar siap.
Namun satu hal yang jelas: pemerintah ingin mengubah narasi lama dari negara pengimpor energi menjadi negara yang berdiri di atas “kaki energinya sendiri”.