Program ini penting karena banyak tenaga kesehatan dewasa saat ini tidak memiliki kekebalan yang memadai terhadap campak, baik karena belum pernah imunisasi di masa kecil maupun karena hanya mendapat satu dosis.
Dukungan dari Rumah Sakit: RSUD Bandung dan RS Adam Malik Medan
Direktur RSUD Kota Bandung, Nitta Kurniati, mengapresiasi langkah cepat Kementerian Kesehatan dalam melindungi para nakes.
"Ini melalui Dinas Kesehatan Kota Bandung, dengan Dinas Kesehatan Provinsi, adalah menyediakan vaksin MR ini… sekitar kurang lebih 20 vial per dosis yang akan diberikan bagi 160 sasaran di RSUD Kota Bandung," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama RS Adam Malik Medan, Zainal Safri, juga menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, imunisasi ini sangat penting dan harus dilakukan di seluruh Indonesia.
"Harapannya kejadian-kejadian pada orang dewasa, kita ini tenaga medis dan tenaga kesehatan yang sudah dewasa ini tidak terjadi, karena riwayat-riwayat campak imunisasi dulu kita belum tentu baik," katanya.
RS Adam Malik Medan sendiri telah menerima 16 vial vaksin MR, yang akan diberikan kepada 160 nakes dan tenaga medis sasaran pada Jumat ini.
| Rumah Sakit | Vaksin Diterima | Sasaran |
|---|---|---|
| RSUD Kota Bandung | 20 vial | 160 nakes |
| RS Adam Malik Medan | 16 vial | 160 nakes |
Mengapa Nakes Perlu Diimunisasi Ulang?
Tenaga medis dan kesehatan berada di garis terdepan penanganan pasien, termasuk pasien campak. Risiko penularan di lingkungan rumah sakit sangat tinggi. Imunisasi ini bertujuan untuk:
- Melindungi nakes dari risiko tertular campak saat merawat pasien
- Mencegah penularan dari nakes ke pasien lain yang rentan
- Memutus rantai transmisi campak di fasilitas kesehatan
- Mendukung program eliminasi campak nasional
Program imunisasi campak massal bagi tenaga medis dan kesehatan ini menjadi langkah strategis Kemenkes dalam melindungi garda terdepan pelayanan kesehatan dari penyakit yang sangat menular. Dengan target lebih dari 250 ribu nakes dan 28 ribu dokter internship, diharapkan kekebalan kelompok di lingkungan fasilitas kesehatan dapat segera tercapai, sehingga risiko penularan campak di rumah sakit dapat ditekan secara signifikan. (**)