| Standar | Keterangan |
|---|---|
| Standar operasional | Prosedur tetap untuk setiap aktivitas wisata |
| Standar keamanan | Khususnya pada wahana dengan risiko tinggi |
| Mitigasi destinasi | Kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana |
| Pengelolaan berkelanjutan | Menjaga kelestarian lingkungan wisata |
| Informasi wisatawan | Disampaikan langsung atau melalui media sosial |
Pendekatan Pengawasan: CHSE hingga Ulasan Digital
Dalam memastikan kenyamanan wisatawan, pengawasan terhadap standar amenitas dan fasilitas dilakukan secara sistematis melalui beberapa pendekatan utama:
1. Penerapan Standar CHSE
- Cleanliness (Kebersihan)
- Health (Kesehatan)
- Safety (Keamanan)
- Environmental Sustainability (Kelestarian Lingkungan)
Pemantauan mencakup kebersihan fasilitas umum seperti toilet, area makan, dan tempat ibadah, serta penguatan aspek kesehatan dan keselamatan melalui kesiapan petugas dan fasilitas darurat.
2. Pengawasan Intensif di Destinasi Prioritas
Pengawasan intensif dilakukan di destinasi dengan tingkat kunjungan tinggi, seperti:
- Kawasan Bandung Raya
- Kawasan Bogor Raya
- Pangandaran di Jawa Barat
Pengawasan dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan pengelola destinasi.
3. Evaluasi Berbasis Umpan Balik Wisatawan
- Pemanfaatan ulasan digital (online reviews)
- Survei kepuasan wisatawan
- Respons cepat terhadap keluhan wisatawan di lapangan
Tujuan Akhir: Wisata Aman, Nyaman, dan Berkelanjutan
Dengan menjaga standar amenitas, kebersihan, pelayanan prima, dan keselamatan wahana, diharapkan sektor pariwisata Indonesia dapat terus berkembang dan memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan mancanegara maupun nusantara.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan pentingnya standar amenitas dan fasilitas umum di destinasi wisata. Pengelola wisata, pemerintah daerah, dan pelaku usaha pariwisata harus bersinergi menjaga kebersihan, kenyamanan, keamanan, serta memberikan pelayanan prima. Pengawasan dilakukan melalui standar CHSE, evaluasi berbasis ulasan digital, dan respons cepat terhadap keluhan wisatawan. (**)