| Indikator | Jumlah |
|---|---|
| Kepala Keluarga terdampak | 95 KK |
| Jiwa terdampak | ~250 jiwa |
Penanganan Darurat
Kota Surakarta (Solo)
Petugas gabungan BPBD Kota Surakarta telah menyalurkan bantuan logistik berupa:
- Matras
- Sembako (bahan pokok)
- Mendirikan dapur umum
Kabupaten Bandung
Petugas gabungan bersama warga saat ini masih melakukan:
- Asesmen dampak banjir
- Pembersihan material lumpur secara gotong royong
Wilayah Kabupaten Bandung saat ini masih berada dalam status siaga darurat bencana hidrometeorologi sesuai keputusan pemerintah daerah setempat.
Peringatan BNPB: Waspada 2-3 Hari ke Depan
BNPB mengingatkan, sebagaimana laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah berikut harus meningkatkan kesiapsiagaan:
| Wilayah | Potensi |
|---|---|
| Sumatera bagian tengah | Hujan sedang-lebat |
| Lampung | Hujan sedang-lebat |
| Banten | Hujan sedang-lebat |
| Jawa Barat | Hujan sedang-lebat |
| Jakarta | Hujan sedang-lebat |
| Jawa Tengah | Hujan sedang-lebat |
⚠️ Imbauan: Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi susulan (banjir, tanah longsor, angin kencang) dalam beberapa hari ke depan.
Penyebab: Bibit Siklon Tropis 92S
Bibit Siklon Tropis 92S yang berada di barat daya Sumatera, meskipun mulai menjauhi Indonesia, masih memberikan dampak tidak langsung berupa:
- Peningkatan intensitas hujan
- Cuaca ekstrem di wilayah Sumatera bagian selatan hingga Jawa
Fenomena ini menjadi pengingat bahwa dinamika atmosfer global dapat berdampak signifikan pada kondisi cuaca di Indonesia.
Banjir yang melanda Solo dan Kabupaten Bandung merupakan dampak tidak langsung dari Bibit Siklon Tropis 92S. BNPB mencatat 1.083 KK terdampak di Solo dan 95 KK di Kabupaten Bandung. Penanganan darurat telah dilakukan, namun masyarakat diimbau tetap waspada karena potensi hujan lebat masih berpeluang terjadi dalam 2-3 hari ke depan, terutama di wilayah Sumatera bagian tengah, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jakarta, hingga Jawa Tengah. (**)