- Aktif mendampingi anak saat menggunakan gawai.
- Menggunakan fitur parental control yang tersedia di perangkat.
- Membangun komunikasi terbuka dengan anak tentang pengalaman mereka di dunia maya.
- Melaporkan konten atau akun mencurigakan melalui kanan resmi yang disediakan.
Langkah Selanjutnya
Pemerintah akan terus melakukan evaluasi berkala terhadap kepatuhan platform digital. Bagi platform yang telah patuh, apresiasi diberikan. Namun bagi yang masih abai, sanksi tegas akan segera dijatuhkan tanpa pandang bulu.
“Kami ingin ruang digital Indonesia menjadi tempat yang aman bagi anak-anak untuk belajar, berekspresi, dan berkreasi. Ini bukan sekadar aturan, ini adalah investasi untuk masa depan bangsa,” pungkas Meutya. (**)