[Locusonline.co] Jakarta – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan mengenai wacana pemotongan gaji para menteri Kabinet Merah Putih. Berbagai konsep terkait usulan tersebut masih akan dibahas dalam rapat yang dijadwalkan dalam beberapa hari ke depan.
"Jadi, intinya konsep-konsep itu akan dirapatkan dalam beberapa hari ini. Nanti kita lihat, belum ada keputusan apa pun," ujar Teddy di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Ketika ditanya lebih lanjut oleh wartawan, Teddy memilih untuk tidak berkomentar banyak dan mengarahkan agar pertanyaan tersebut diajukan kepada pihak yang pertama kali melemparkan isu tersebut ke publik.
"Tanya yang menyampaikan, kemarin siapa itu?" kata Teddy singkat.
Latar Belakang Wacana Pemotongan Gaji
Isu pemotongan gaji menteri mencuat sebagai bagian dari upaya pemerintah melakukan efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang berimbas pada lonjakan harga energi menjadi salah satu pemicu utama wacana ini.
Sebelumnya, pemerintah telah mengumumkan berbagai langkah penghematan yang diperkirakan dapat menghemat anggaran hingga Rp130 triliun. Efisiensi tersebut antara lain dilakukan melalui pemangkasan belanja perjalanan dinas hingga 50 persen untuk dalam negeri dan 70 persen untuk luar negeri, serta pengurangan kegiatan seremonial.
Tanggapan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjadi salah satu pejabat yang paling sering buka suara mengenai opsi pemotongan gaji menteri. Purbaya mengaku tidak mempermasalahkan jika gajinya sebagai menteri dipotong, bahkan dengan nada bercanda menyebut dirinya sudah memiliki banyak uang.