Di tengah dunia internasional yang sering mengukur pengaruh berdasarkan kekuatan militer dan ekonomi, Prabowo menegaskan Indonesia memilih menghormati semua negara tanpa melihat besar kecilnya wilayah atau jumlah penduduk.
"1.000 kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak," ujarnya.
Kalimat itu seolah menjadi pengingat bahwa diplomasi Indonesia ingin tampil sebagai penengah yang ramah, bukan tetangga yang hobi mengetuk pagar sambil membawa ancaman.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga membagikan pengalamannya saat menerima kunjungan resmi Perdana Menteri Fiji di Istana Merdeka.
Menurutnya, pemimpin Fiji sempat terharu karena Indonesia memberikan penghormatan resmi yang sama meskipun Fiji merupakan negara kecil dengan jumlah penduduk sekitar satu juta jiwa.
"Negara dia kecil, tetapi kita perlakukan sama dengan negara besar. Itulah Indonesia," kata Prabowo.
Di tengah kompetisi global yang makin keras, pendekatan tetangga baik ala Indonesia ini tentu menghadapi tantangan tersendiri. Sebab dalam politik internasional, senyum diplomasi sering kali harus berjalan berdampingan dengan kepentingan ekonomi, pertahanan, dan pengaruh kawasan.
Namun setidaknya, Indonesia sedang mencoba memberi pesan sederhana kepada dunia, di tengah banyak negara sibuk mencari lawan, masih ada yang memilih memperbanyak teman.*****
Artikel Terkait
"Shut Up KDM" di GBLA Saat Tribun Bicara, Politik Diminta Turun dari Lapangan Persib
Gen Z Menjauh dari Politik? Saat Panggung Demokrasi Terlalu Kaku, Konsep “SENI” Ditawarkan agar Tak Sepi Penonton
Program MBG Disebut Bukan Alat Politik 2029 Katanya!, Amran Sulaiman: Anak Balita Belum Bisa Nyoblos Jadi Aman dari Kampanye
Drama Ade Armando dan Dilema PSI antara Kebebasan Kritik vs Stabilitas Politik
Prabowo dan Sindiran ke “Orang Pintar”: Politik Anti-Elit Makin Laku, Akademisi Jadi Sasaran Guyonan
RUU Pemilu Kembali Digodok: Partai Kecil Menolak Suara Rakyat Dibuang, Elite Besar Jangan Main Borong Demokrasi
Bamsoet Soroti Polarisasi Politik Indonesia: Rakyat Terbelah, Hukum Dipertanyakan, DPR Malah Diminta Dibubarkan
Heboh Bupati Jalin Hubungan Terlarang: Ketika Drama Politik Diduga Berawal dari Luka Pribadi
Jokowi Siap Safari Politik Lagi, Relawan Sebut Kesehatan Sudah 99 Persen dan Pengaruh Belum Mau Pensiun
Safari Politik Jokowi 2026 Jadi Alarm Kompetisi Baru? PDIP Sebut Genderang Perebutan Suara Mulai Ditabuh