Kamis, 4 Juni 2026

Apa Mulai Pikun? Dedi Mulyadi Pilih Cuci Tangan di Tengah Tragedi Pesta Pernikahan Anaknya

Photo Author
Bhegin, Locusonline.co
- Sabtu, 19 Juli 2025 | 11:46 WIB
Foto Istimewa
Foto Istimewa



Dedi Mulyadi mengelak keterlibatan langsung. Sebuah strategi komunikasi lama: ketika sukses dipuja, ketika ribut ditinggalkan.





Sementara itu, warga hanya bisa menikmati sisa-sisa euforia pesta, tanpa kepastian siapa yang sebenarnya jadi tuan rumah dari jamuan 5.000 porsi ini.





Ketika Pesta Jadi Panggung, dan Panggung Tanpa Sutradara





Bagi sebagian warga, acara ini memang hiburan langka: makan gratis, nonton sepuasnya, dan tertawa—tanpa harus tahu siapa membayar semua itu. Tapi bagi pengamat kebijakan publik, ini adalah fragmen ironis dari demokrasi selebratif yang gemar menyulap pesta pribadi menjadi panggung pencitraan massal.





Dan ketika semua ditanya siapa dalangnya, jawabannya selalu sama: “Saya tidak tahu.” (Bhegin)





Baca Juga:






https://locusonline.co/2025/07/19/hajat-elite-ala-dedi-mulyadi-nyawa-rakyat-jadi-tumbal-makan-gratis-berujung-tragis-di-pendopo-garut/

Halaman:

Editor: Bhegin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

X