Kamis, 4 Juni 2026

Matahari Geser ke Selatan, Warga Indonesia Rasakan “Pelukan” Langsung Tanpa Awan

Photo Author
Bhegin, Locusonline.co
- Selasa, 14 Oktober 2025 | 12:56 WIB
Gamabar Ilustrasi
Gamabar Ilustrasi




Meski Indonesia sudah memasuki musim hujan sejak Agustus, jangan harap semua wilayah disiram hujan bersamaan. Negara ini luas, dan hujan pun punya jadwal tur sendiri-sendiri. BMKG memprediksi pada November nanti hampir seluruh wilayah Indonesia baru akan kompak kebasahan.






“Nanti di Desember, Januari, Februari itu sudah serentak,” jelas Guswanto.






Jadi, bagi warga yang berharap hujan turun seperti drama Korea episode akhir, mohon bersabar awan belum tentu satu frekuensi dengan jadwalmu.





Hindari keluar rumah jam 11.00–14.00 kecuali ingin tahu rasanya jadi sate.





Pakai sunscreen, bukan cuma filter Snapchat.





Jangan kaget kalau galon air panas datang tanpa dipanaskan.





Kalau AC rusak, kipas angin dan doa bisa jadi kombinasi spiritual.





Panas ini bukan azab, bukan juga hasil konspirasi global. Ini murni kerja sama matahari dan awan yang sedang tidak ingin kompromi. Jadi sebelum menyalahkan “BMKG tidak akurat” atau “cuaca tidak adil”, ingat: Matahari tidak ngaret, manusialah yang sering tak siap.(Bhegin)

Halaman:

Editor: Bhegin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X