Kamis, 4 Juni 2026

UPT Turun Gunung, Sawah Kersamanah Siap Panen Lebih Cepat dari Penangan Korupsi Di Garut

Photo Author
Bhegin, Locusonline.co
- Sabtu, 22 November 2025 | 09:55 WIB
Kepala UPT Pertanian Wilayah IV, Heni Suyanti, S.Ag., MP, memimpin lawatan ke dua desa Nanjungjaya dan Mekarraya untuk memeriksa rehabilitasi jaringan irigasi yang digadang-gadang sebagai penyelamat panen, Jumat (21/11/2025).
Kepala UPT Pertanian Wilayah IV, Heni Suyanti, S.Ag., MP, memimpin lawatan ke dua desa Nanjungjaya dan Mekarraya untuk memeriksa rehabilitasi jaringan irigasi yang digadang-gadang sebagai penyelamat panen, Jumat (21/11/2025).



“Sidamalum. Debitnya cukup. Tinggal semangat warganya yang kadang debitnya naik turun,” tambahnya






Baca Juga : SK Bupati Turun, Petani Naik Darah: Redistribusi Tanah Kok Kaya Main Monopoli?






Danpos Kersamanah, Peltu Sumpena, menjelaskan bahwa kunjungan ini bagian dari MoU TNI AD–Kementerian Pertanian.





“Hari ini monitoring dua titik. Di Mekarraya, panen masih sekali setahun. Dengan irigasi baru, targetnya bisa dua sampai tiga kali. Kita bantu agar petani bisa panen maksimal,” kata Sumpena yang terdengar seperti sedang menyampaikan laporan resmi tapi dengan bahasa yang lebih manusiawi.





Ia mengingatkan bahwa irigasi bukan barang pajangan.
“Ini mesti dirawat, dimaksimalkan. Jangan cuma pas diresmikan ramai, pas bocor pura-pura nggak lihat.”





Heni menegaskan bahwa mayoritas lahan di Kersamanah adalah tadah hujan. Karena itu, irigasi baru bukan hanya proyek, tapi tiket keluar dari “klub panen sekali”.





“Targetnya dua sampai tiga kali panen setahun. Tapi ini butuh kekompakan. Lahan jaraknya jauh-jauh, jadi kalau irigasi sampai rusak, yang rugi ya sama-sama,” ujar Heni.





Ia menutup dengan pesan klasik namun penting:
“Dirawat. Dijaga. Ini hasil kerja keras mereka dan untuk mereka. Gotong royong. Jangan cuma kelompok tani, tapi semua pemilik lahan.”*****

Halaman:

Editor: Bhegin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

X